Menteri Teten Ingin Bisnis Koperasi Masuk ke Segala Bidang
Rabu, 17 Maret 2021 - 17:34 WIB
loading...
A
A
A
Dengan membangun sirkuit ekonomi koperasi multipihak tersebut, lanjut Teten, dana besar yang dimiliki anggota tidak akan lari ke mana-mana. Pasalnya, KSP selama ini lebih dominan membiayai sektor perdagangan. "Namun, mayoritas pedagang kita itu juga menjual produk yang dihasilkan usaha besar," ulasnya.
Teten berharap ada perubahan dari syarikat dagang menjadi syarikat produksi. "Koperasi harus masuk ke sektor produksi sehingga bisa menjual banyak produk berkualitas yang dihasilkan para anggota," tukasnya.
Menurut Teten, ada banyak sektor ekonomi yang bisa dimasuki bahkan direbut koperasi. Contoh, sektor kelautan dan perikanan, yang saat ini didominasi pelaku UMKM (98%). "Itu potensi besar yang belum digarap koperasi. Ada ikan tangkap, budi daya ikan, rumput laut, dan lainnya. Bahkan, banyak tempat pelelangan ikan sudah dikelola koperasi," jelasnya. ( Baca juga:Polri Siapkan Penghargaan kepada Warga yang Aktif Laporkan Pidana Medsos )
Di samping itu, Teten juga mendorong koperasi untuk masuk ke sektor produk berbasis teknologi, dengan dukungan riset dari BPPT, LIPI, dan perguruan tinggi. "Pelaku UMKM kita tidak akan menjadi besar jika tidak masuk ke global value chain. Mengapa UMKM di China besar-besar, ya karena mereka mampu membuat komponen-komponen industri, hingga elektronik,"paparnya.
Teten berharap ada perubahan dari syarikat dagang menjadi syarikat produksi. "Koperasi harus masuk ke sektor produksi sehingga bisa menjual banyak produk berkualitas yang dihasilkan para anggota," tukasnya.
Menurut Teten, ada banyak sektor ekonomi yang bisa dimasuki bahkan direbut koperasi. Contoh, sektor kelautan dan perikanan, yang saat ini didominasi pelaku UMKM (98%). "Itu potensi besar yang belum digarap koperasi. Ada ikan tangkap, budi daya ikan, rumput laut, dan lainnya. Bahkan, banyak tempat pelelangan ikan sudah dikelola koperasi," jelasnya. ( Baca juga:Polri Siapkan Penghargaan kepada Warga yang Aktif Laporkan Pidana Medsos )
Di samping itu, Teten juga mendorong koperasi untuk masuk ke sektor produk berbasis teknologi, dengan dukungan riset dari BPPT, LIPI, dan perguruan tinggi. "Pelaku UMKM kita tidak akan menjadi besar jika tidak masuk ke global value chain. Mengapa UMKM di China besar-besar, ya karena mereka mampu membuat komponen-komponen industri, hingga elektronik,"paparnya.
(uka)
Lihat Juga :