Jaga Inflasi dan Rupiah, BI Diprediksi Tahan Suku Bunga Acuan
Kamis, 18 Maret 2021 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
" Kenaikan yield SUN tersebut disertai dengan penurunan kepemilikan asing terhadap SBN sebesar USD1,24 miliar pada bulan Maret ini atau kepemilikan asing terhadap SBN telah turun sekitar USD1,53 miliar. Keputusan RDG BI pada bulan ini akan sangat dipengaruhi oleh hasil keputusan Fed dalam FOMC bulan ini memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan tetap rendah dan akan tetap melanjutkan program pembelian obligaai pemerintah AS," katanya.
Baca Juga: Jhoni Allen Masih Hadiri Rapat DPR, Demokrat Beri Sindiran Pedas
Selain itu Fed menyampaikan proyeksi ekonomi AS hingga 2023 yang mengindikasikan bahwa indikator nflasi AS diperkirakan meningkat menjadi 2,4% pada tahun ini namun cenderung melandai menjadi 2,0-2,1% hingga 2022-2023, yang mengindikasikan kenaikan inflasi AS bersifat sementara.
Oleh sebab itu, BI diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya mengantisipasi arah suku bunga Fed yang selanjutnya akan mendorong daya tarik aset keuangan rupiah sedemikian sehingga akan mendorong stabilitas nilai tukar rupiah.
"Dengan upaya mendorong terciptanya stabilitas rupiah serta masih berlanjutnya transmisi kebijakan moneter dan makroprudensial BI yang direspon juga oleh tren penurunan suku bunga perbankan diharapkan akan tetap mendukung pemulihan ekonomi domestik dalam jangka pendek ini," tandasnya.
Baca Juga: Jhoni Allen Masih Hadiri Rapat DPR, Demokrat Beri Sindiran Pedas
Selain itu Fed menyampaikan proyeksi ekonomi AS hingga 2023 yang mengindikasikan bahwa indikator nflasi AS diperkirakan meningkat menjadi 2,4% pada tahun ini namun cenderung melandai menjadi 2,0-2,1% hingga 2022-2023, yang mengindikasikan kenaikan inflasi AS bersifat sementara.
Oleh sebab itu, BI diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya mengantisipasi arah suku bunga Fed yang selanjutnya akan mendorong daya tarik aset keuangan rupiah sedemikian sehingga akan mendorong stabilitas nilai tukar rupiah.
"Dengan upaya mendorong terciptanya stabilitas rupiah serta masih berlanjutnya transmisi kebijakan moneter dan makroprudensial BI yang direspon juga oleh tren penurunan suku bunga perbankan diharapkan akan tetap mendukung pemulihan ekonomi domestik dalam jangka pendek ini," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :