Pemerintah Siapkan Insentif Alternatif untuk Sektor Pariwisata
Kamis, 18 Maret 2021 - 13:57 WIB
loading...
A
A
A
"Dan perbankan meneruskan ini kepada sektor perhotelan. Ini yang sedang kita finalisasi," jelas Airlangga.
Dia menambahkan, rincian alternatif sisi supply ini yakni merelaksasi ketentuan kredit dan restrukturisasi, penyediaan kredit modal kerja dengan bunga murah untuk membiayai pemeliharaan hotel, fasilitas penjaminan kredit modal kerja, dan pemenuhan sertifikasi CHSE (protokol kesehatan).
"Lalu dari sisi demand, yang sedang disiapkan adalah voucher paket wisata. Kami (pemerintah) sedang menyiapkan paket wisata untuk tenaga kesehatan, dan juga dikombinasikan dengan vaksin gotong royong," tutur dia.
Menurut Airlangga kombinasi voucher paket wisata dan vaksin gotong royong ini rinciannya adalah perusahaan peserta vaksin gotong royong berhak mendapatkan diskon atau voucher paket wisata untuk karyawannya. ( Baca juga:Merudal Pesawat Ukraina, Iran Salahkan Operator Rudal dan Radar )
"Maka itu setiap orang yang telah divaksin dua kali berkesempatan membeli voucher paket wisata. Dari segi supply dan demand sedang dimatangkan oleh pemerintah. Jadi dibutuhkan masukan dari PHRI agar program ini bisa segera dioperasionalkan," tandasnya.
Dia menambahkan, rincian alternatif sisi supply ini yakni merelaksasi ketentuan kredit dan restrukturisasi, penyediaan kredit modal kerja dengan bunga murah untuk membiayai pemeliharaan hotel, fasilitas penjaminan kredit modal kerja, dan pemenuhan sertifikasi CHSE (protokol kesehatan).
"Lalu dari sisi demand, yang sedang disiapkan adalah voucher paket wisata. Kami (pemerintah) sedang menyiapkan paket wisata untuk tenaga kesehatan, dan juga dikombinasikan dengan vaksin gotong royong," tutur dia.
Menurut Airlangga kombinasi voucher paket wisata dan vaksin gotong royong ini rinciannya adalah perusahaan peserta vaksin gotong royong berhak mendapatkan diskon atau voucher paket wisata untuk karyawannya. ( Baca juga:Merudal Pesawat Ukraina, Iran Salahkan Operator Rudal dan Radar )
"Maka itu setiap orang yang telah divaksin dua kali berkesempatan membeli voucher paket wisata. Dari segi supply dan demand sedang dimatangkan oleh pemerintah. Jadi dibutuhkan masukan dari PHRI agar program ini bisa segera dioperasionalkan," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :