Sinergi PNM-Pegadaian dan BRI, Erick Ingin Kepastian Bunga Pinjaman Turun
Kamis, 18 Maret 2021 - 16:14 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, manfaat positif dari sinergi BRI, PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM akan dirasakan pelaku usaha. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian BUMN menjamin pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro tidak hanya berdasarkan pertimbangan bisnis semata. Pendirian Holding juga didasari pada upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja perseroan yang terlibat dalam ekosistem tersebut.
Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut, manfaat positif dari sinergi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI), PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM akan dirasakan pelaku usaha karena mereka berpeluang besar mendapat pembiayaan berbunga rendah di masa depan.
“Ekosistem ini ingin memastikan terdapatnya penurunan bunga pinjaman. Ini yang selama ini menjadi konteks hambatan kenapa pelaku usaha ultra mikro dan UMKM tidak mendapat pendanaan yang lebih baik. Model bisnis ekosistem ultra mikro akan fokus pada pemberdayaan bisnis melalui PNM, dan pengembangan bisnis melalui Pegadaian dan BRI untuk membuat usaha mikro naik kelas sehingga bisa memasuki tahapan yang lebih tinggi,” ujar Erick dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (18/3/2021).
Baca Juga: Holding BUMN Ultra Mikro Ditarget Menjamah 30 Juta Nasabah Baru
RDP dengan Komisi VI DPR sendiri diterangkan terkait dengan konsultasi pembentukan Holding BUMN tersebut. Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menilai, selain bermanfaat bagi pelaku usaha ultra mikro dan UMKM, sinergi ketiga BUMN ini juga akan membawa keuntungan bagi para pekerja.
Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut, manfaat positif dari sinergi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI), PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM akan dirasakan pelaku usaha karena mereka berpeluang besar mendapat pembiayaan berbunga rendah di masa depan.
“Ekosistem ini ingin memastikan terdapatnya penurunan bunga pinjaman. Ini yang selama ini menjadi konteks hambatan kenapa pelaku usaha ultra mikro dan UMKM tidak mendapat pendanaan yang lebih baik. Model bisnis ekosistem ultra mikro akan fokus pada pemberdayaan bisnis melalui PNM, dan pengembangan bisnis melalui Pegadaian dan BRI untuk membuat usaha mikro naik kelas sehingga bisa memasuki tahapan yang lebih tinggi,” ujar Erick dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (18/3/2021).
Baca Juga: Holding BUMN Ultra Mikro Ditarget Menjamah 30 Juta Nasabah Baru
RDP dengan Komisi VI DPR sendiri diterangkan terkait dengan konsultasi pembentukan Holding BUMN tersebut. Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menilai, selain bermanfaat bagi pelaku usaha ultra mikro dan UMKM, sinergi ketiga BUMN ini juga akan membawa keuntungan bagi para pekerja.
Lihat Juga :