Holding BUMN Ultra Mikro Ditarget Menjamah 30 Juta Nasabah Baru
Kamis, 18 Maret 2021 - 15:28 WIB
loading...
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memperkirakan 4 tahun ke depan Holding BUMN Ultra Mikro akan menjamah 30 juta nasabah baru. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memperkirakan 4 tahun ke depan Holding BUMN Ultra Mikro akan menjamah 30 juta nasabah baru. Jumlah itu akan terintegrasi dalam tiga entitas holding. Wakil Menteri II BUMN, Kartika Wirjoatmodjo atau Tiko menyebut, proyeksi tersebut didasari pada upaya memberikan akses pembiayaan formal dengan biaya yang lebih murah.
"Tentunya jangkauan ini jadi kunci utama. Oleh karena itu, kami yakini integrasi tiga entitas usaha ini bisa memberikan layanan usaha yang semakin lengkap terintegrasi dan luas, sehingga targetnya dalam 4 tahun ke depan meng on board sekitar 30 juta nasabah baru di tiga entitas bisnis ini secara terintegrasi," ujar Tiko, Kamis (18/3/2021).
Baca Juga: Holding BUMN Ultra Mikro Kantongi Restu OJK, LPS dan KSSK hingga Komite Privatisasi
Dalam prosesnya, tidak ada perubahan bisnis dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM. BRI selaku induk holding dan PNM dan BRI sebagai anggota tetap fokus pada core business masing-masing.
Dimana, Bank BRI akan fokus pada Kredit Usaha Rakyat (KUR), Pegadaian fokus pada produk gadai, dan PNM tetap memperkuat pemberdayaan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Dengan begitu, ketiga perseroan mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas dengan jaringan yang terintegrasi.
"Tentunya jangkauan ini jadi kunci utama. Oleh karena itu, kami yakini integrasi tiga entitas usaha ini bisa memberikan layanan usaha yang semakin lengkap terintegrasi dan luas, sehingga targetnya dalam 4 tahun ke depan meng on board sekitar 30 juta nasabah baru di tiga entitas bisnis ini secara terintegrasi," ujar Tiko, Kamis (18/3/2021).
Baca Juga: Holding BUMN Ultra Mikro Kantongi Restu OJK, LPS dan KSSK hingga Komite Privatisasi
Dalam prosesnya, tidak ada perubahan bisnis dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM. BRI selaku induk holding dan PNM dan BRI sebagai anggota tetap fokus pada core business masing-masing.
Dimana, Bank BRI akan fokus pada Kredit Usaha Rakyat (KUR), Pegadaian fokus pada produk gadai, dan PNM tetap memperkuat pemberdayaan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Dengan begitu, ketiga perseroan mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas dengan jaringan yang terintegrasi.
Lihat Juga :