Pengusaha Mamin: Nilai Impor Garam Kecil, Tapi Menghasilkan Nilai Ekspor Besar
Kamis, 18 Maret 2021 - 16:50 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Adhi menyarankan, kepada pemerintah untuk mencontoh India. Petani garam di India memperoleh keuntungan walaupun harga jualnya lebih murah dibanding Indonesia. Pasalnya petani garam di India mampu produksi garam lebih banyak daripada di dalam negeri.
"India produksinya 21 juta ton pertahun, sedangkan di dalam negeri baru 1,5 juta ton pada 2020," jelasnya.
Baca Juga: Produksi dan Kebutuhan Jomplang, RI Bakal Kecanduan Impor Garam
Diterangkan juga olehnya, industri makanan minuman (mamin) ikut andil menyerap garam lokal. Kebutuhan garam untuk industri sebanyak 743 ribu ton diantaranya dipenuho garam lokal sebanyak 131 ribu ton pada 2021. "Penyerapan garam lokal secara berkala terus meningkat," tutupnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Fridy Juwono mengatakan impor garam berdasarkan audit untuk verifikasi kebutuhan garam pada pengguna industri. "Kebutuhan impor meningkat karena ada tambahan investasi di industri pengguna garam, belum lagi ada kebutuhan peningkatan produksi bagi industri yang sudah ada," ujarnya.
"India produksinya 21 juta ton pertahun, sedangkan di dalam negeri baru 1,5 juta ton pada 2020," jelasnya.
Baca Juga: Produksi dan Kebutuhan Jomplang, RI Bakal Kecanduan Impor Garam
Diterangkan juga olehnya, industri makanan minuman (mamin) ikut andil menyerap garam lokal. Kebutuhan garam untuk industri sebanyak 743 ribu ton diantaranya dipenuho garam lokal sebanyak 131 ribu ton pada 2021. "Penyerapan garam lokal secara berkala terus meningkat," tutupnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Fridy Juwono mengatakan impor garam berdasarkan audit untuk verifikasi kebutuhan garam pada pengguna industri. "Kebutuhan impor meningkat karena ada tambahan investasi di industri pengguna garam, belum lagi ada kebutuhan peningkatan produksi bagi industri yang sudah ada," ujarnya.
(akr)
Lihat Juga :