Rapat dengan Menteri BUMN, Ibas Cecar Erick Soal Holdingisasi hingga Gaji Karyawan
Kamis, 18 Maret 2021 - 17:35 WIB
loading...
Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Foto/SINDOnews/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menilai pembentukan Holding Ultra Mikro sebagai upaya monopoli akses pembiayaan yang dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.
Dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Kementerian BUMN dan ketiga manajemen perseroan, Ibas melontarkan pertanyaan terkait monopoli tersebut kepada Menteri BUMN Erick Thohir.
"Pemerintah telah menghapus hak monopoli Pertamina pada 2001, kenapa pemerintah mendukung pembentukan monopoli kepada BRI, PNM, dan Pegadaian melalui holdingisasi ini?," ujar Ibas, Kamis (18/3/2021).
Baca juga: Holding Ultra Mikro Bukan Upaya Merger, Bos BRI: Tidak Ada Perubahan Bisnis Inti
Dalam kesempatan itu, dia pun melontarkan pertanyaan lain yang terkait dengan jaminan Kementerian BUMN agar ketiga manajemen perseroan pelat merah tidak melakukan pengurangan karyawan pasca holding terbentuk.
Dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Kementerian BUMN dan ketiga manajemen perseroan, Ibas melontarkan pertanyaan terkait monopoli tersebut kepada Menteri BUMN Erick Thohir.
"Pemerintah telah menghapus hak monopoli Pertamina pada 2001, kenapa pemerintah mendukung pembentukan monopoli kepada BRI, PNM, dan Pegadaian melalui holdingisasi ini?," ujar Ibas, Kamis (18/3/2021).
Baca juga: Holding Ultra Mikro Bukan Upaya Merger, Bos BRI: Tidak Ada Perubahan Bisnis Inti
Dalam kesempatan itu, dia pun melontarkan pertanyaan lain yang terkait dengan jaminan Kementerian BUMN agar ketiga manajemen perseroan pelat merah tidak melakukan pengurangan karyawan pasca holding terbentuk.
Lihat Juga :