Holding Ultra Mikro Bukan Upaya Merger, Bos BRI: Tidak Ada Perubahan Bisnis Inti
Kamis, 18 Maret 2021 - 17:15 WIB
loading...
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sunarso. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk , Sunarso menegaskan, pembentukan Holding Ultra Mikro bukanlah langkah merger antara Bank BRI, PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM. Menurutnya, sinergitas ekosistem tersebut untuk menjaga pemberdayaan sosial yang dilakukan ketiga entitas BUMN.
"Ini bukan merger, ini pembentukan ekosistem yang diikat melalui kepemilikan holding. Jadi karena bukan merger, entitas PNM, pegadaian dan BRI tetap sama," ujar Sunarso saat RDP bersama Komisi VI DPR, Kamis (18/3/2021).
Dalam pelaksanaan nantinya, tidak ada perubahan core business dari BRI, Pegadaian, dan PNM. BRI selaku induk holding dan PNM dan BRI sebagai anggota tetap fokus pada bisnis inti masing-masing.
Baca juga: Sinergi PNM-Pegadaian dan BRI, Erick Ingin Kepastian Bunga Pinjaman Turun
Bank BRI akan fokus pada Kredit Usaha Rakyat (KUR), Pegadaian fokus pada produk gadai, dan PNM tetap memperkuat pemberdayaan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Dengan begitu, ketiga perseroan mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas dengan jaringan yang terintegrasi.
"Jadi masing-masing akan fokus di core business masing-masing, mengikuti bisnis masing-masing, tapi diikat melalui ekosistem ini (holding) sehingga proses naik kelas atau akuisisi nasabah baru menjadi terstruktur," ujar dia.
Sunarso membeberkan tujuan pembentukan Holding Ultra Mikro sendiri untuk melayani usaha ultra mikro dan UMKM secara terstruktur. Tujuan itu sendiri untuk memperluas jangkauan, memperdalam layanan dan memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan.
"Ini bukan merger, ini pembentukan ekosistem yang diikat melalui kepemilikan holding. Jadi karena bukan merger, entitas PNM, pegadaian dan BRI tetap sama," ujar Sunarso saat RDP bersama Komisi VI DPR, Kamis (18/3/2021).
Dalam pelaksanaan nantinya, tidak ada perubahan core business dari BRI, Pegadaian, dan PNM. BRI selaku induk holding dan PNM dan BRI sebagai anggota tetap fokus pada bisnis inti masing-masing.
Baca juga: Sinergi PNM-Pegadaian dan BRI, Erick Ingin Kepastian Bunga Pinjaman Turun
Bank BRI akan fokus pada Kredit Usaha Rakyat (KUR), Pegadaian fokus pada produk gadai, dan PNM tetap memperkuat pemberdayaan Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar). Dengan begitu, ketiga perseroan mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas dengan jaringan yang terintegrasi.
"Jadi masing-masing akan fokus di core business masing-masing, mengikuti bisnis masing-masing, tapi diikat melalui ekosistem ini (holding) sehingga proses naik kelas atau akuisisi nasabah baru menjadi terstruktur," ujar dia.
Sunarso membeberkan tujuan pembentukan Holding Ultra Mikro sendiri untuk melayani usaha ultra mikro dan UMKM secara terstruktur. Tujuan itu sendiri untuk memperluas jangkauan, memperdalam layanan dan memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan.
Lihat Juga :