Ke Depan Bank Tak Lagi Menyimpan Uang Tunai, tapi Data

Minggu, 21 Maret 2021 - 22:00 WIB
loading...
A A A
Yang akan terjadi, efisiensi di perbankan dengan makin berkurangnya SDM yang dipekerjakan, makin sedikitnya kantor cabang yang dibangun atau dibutuhkan. "Apalagi dengan bank data yang kuat dan sistem digitalisasi yang didukung unsur telekomunikasi makin canggih, orang bisa melakukan transfer dengan jumlah tanpa batas. Sementara cara sekarang maksimal hanya beberapa puluh juta rupiah sekali transfer," tambahnya.

Tetapi juga masih ada banyak tantangan karena secara infrastruktur telekomunikasi tidak memadai. Selain itu perlindungan data pribadi juga belum dijamin undang-undang. Keuangan merupakan hal yang sangat sensitif, sehingga infrastruktur telekomunikasi tidak bisa seperti yang sekarang.

Dia mengingatkan fungsi sebagai bank data membutuhkan jaringan telko yang kuat dan berkapasits besar dan aman, dan itu tidak bisa terjawab oleh kemampuan operator telko yang masih berkutat di layanan 2G, 3G, maupun 4G LTE. ( Baca juga:Aurel Hermansyah Nikah Muda, Ini Nasihat dari Gus Miftah! )

Layanan berteknologi 5G pun tampaknya masih belum aman untuk transaksi sensitif seperti untuk perbankan, karena generasi-generasi telko tersebut masih saja bisa dibobol. "Infrastruktur telko yang baik tidak hanya generasi teknologinya harus yang terbaru, yaitu 5G atau 6G, namun juga jaringannya harus merata ke seluruh Nusantara," jelasnya.

Sekarang saja dari 83.218 desa di seluruh Tanah Air, ada 22.548 desa yang belum terlayani oleh telko. "Boro-boro 4G, layanan generasi pertama saja mereka belum punya. Kendala-kendala tadi yang harus mulai dipikirkan dan diselesaikan pemerintah sebelum bank bisa disebut benar-benar sebagai bank data," katanya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Sampoerna Mobile Banking...
Sampoerna Mobile Banking Tampil dengan Wajah Baru: Lebih Segar, Praktis, dan Aman
Danamon Umumkan Rencana...
Danamon Umumkan Rencana Perubahan Susunan Pengurus
Transaction Banking...
Transaction Banking BRI Tumbuh Impresif, Dorong Penguatan Dana Murah
Sambut Lebaran 2026,...
Sambut Lebaran 2026, BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun
Duit Ratusan Juta Disita...
Duit Ratusan Juta Disita KPK dalam OTT Bupati Lombok Barat
Uang Ratusan Juta Disita...
Uang Ratusan Juta Disita KPK dari OTT Bupati Langkat Syah Afandin
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Rekomendasi
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Infografis
3 Fakta Ukraina Tak...
3 Fakta Ukraina Tak Memiliki Masa Depan dalam Konflik Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved