Kementan Didukung IPDMIP Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Swadaya
Selasa, 23 Maret 2021 - 11:46 WIB
loading...
Mentan Syahrul Yasin Limpo (kiri) dialog interaktif dengan penyuluh didampingi Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi (tengah). (Foto: Dok. BPPSDMP)
A
A
A
JAKARTA - Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) diakui oleh Kementerian Pertanian (Kementan) lantaran eksistensinya sebagai pelaku utama yang berhasil dalam usahanya, secara sukarela bersedia melakukan penyuluhan kepada petani lain dan sinergi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Kementan didukung Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) menggelar pelatihan bagi PPS di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Acara yang digelar oleh IPDMIP – IFAD ini dilaksanakan selama lima hari.
(Baca juga:Penyuluh Pertanian tetap Dampingi Petani meski Darurat Bencana)
Dukungan IPDMIP pada program dan kebijakan Kementan, diapresiasi oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi. “Peran penyuluh sangat penting, maka penyuluh harus terus memperkuat diri. Penyuluh khususnya PPS harus menambah pengetahuan, kemampuan, dan skill, karena ilmu yang mereka miliki harus bisa diterapkan petani,” kata Dedi Nursyamsi.
Hal itu sejalan dengan instruksi dan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo lantaran peran dan tugas penyuluh adalah garda terdepan sektor pertanian. “Penyuluh adalah garda terdepan dalam pertanian. Sebab, penyuluh harus memastikan produksi pertanian tidak terganggu. Penyuluh pun harus terus berada di lapangan dan mendampingi petani,” kata Mentan Syahrul.
Kementan didukung Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) menggelar pelatihan bagi PPS di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Acara yang digelar oleh IPDMIP – IFAD ini dilaksanakan selama lima hari.
(Baca juga:Penyuluh Pertanian tetap Dampingi Petani meski Darurat Bencana)
Dukungan IPDMIP pada program dan kebijakan Kementan, diapresiasi oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi. “Peran penyuluh sangat penting, maka penyuluh harus terus memperkuat diri. Penyuluh khususnya PPS harus menambah pengetahuan, kemampuan, dan skill, karena ilmu yang mereka miliki harus bisa diterapkan petani,” kata Dedi Nursyamsi.
Hal itu sejalan dengan instruksi dan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo lantaran peran dan tugas penyuluh adalah garda terdepan sektor pertanian. “Penyuluh adalah garda terdepan dalam pertanian. Sebab, penyuluh harus memastikan produksi pertanian tidak terganggu. Penyuluh pun harus terus berada di lapangan dan mendampingi petani,” kata Mentan Syahrul.
Lihat Juga :