Defisit hanya 0,36% PDB, Pemerintah Diharap Tak Irit Belanja

Selasa, 23 Maret 2021 - 17:55 WIB
loading...
Defisit hanya 0,36%...
Pemerintah diminta tak irit dalam belanja negara serta meningkatkan defisit APBN guna mendongkrak geliat ekonomi nasional. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, hingga akhir Februari 2021, belanja negara mencapai Rp282,7 triliun. Angka tersebut meningkat 1,2% dibandingkan periode yang sama di 2020 sebesar Rp279,4 triliun.

Sementara, defisit APBN 2021 mencapai Rp63,6 triliun. Defisit tersebut hanya 0,36% dari produk domestik bruto (PDB). Menanggapi hal tersebut Chief Economist TanamDuit Ferry Latuhihin menilai defisit tersebut masih terlalu kecil. Menurutnya pemerintah harusnya lebih berani meningkatkan defisit untuk mendongkrak ekonomi.

"Minimal (defisit) itu 2% dari PDB. Itu hanya 0,36% terlalu kecil," kata Ferry saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta (23/2/2021). Baca Juga: APBN Defisit dan Utang Naik, Sri Mulyani: Ekonomi RI Masih Tangguh di ASEAN

Sementara itu pengamat ekonomi Bhima Yudhistira mengkritisi kenaikan pertumbuhan belanja negara yang rendah. Hal itu menurutnya mengindikasikan pemerintah sedang menahan serapan APBN di awal tahun.

"Ada beberapa kemungkinan, pertama pola penyerapan anggaran ditumpuk pada semester kedua seperti pola yang biasa. Yang kedua ada indikasi pemerintah sulit mencari penerimaan pajak maupun pembiayaan utang sehingga belanja direm," kata Bhima. Baca Juga: Kasus Pencurian Rumah Bermodus Sewa di Kedoya, Polisi Sebut Ini Modus Unik

Menurutnya dalam kondisi ekonomi yang diperkirakan masih negatif pada kuartal pertama 2021, maka dukungan belanja pemerintah pasti sangat diperlukan. Sementara belanja swasta masih belum kembali ke normal, meskipun ada vaksinasi dan penurunan kasus harian Covid-19. "Gap antara efek vaksinasi dengan pemulihan sisi belanja masyarakat sebaiknya dijembatani oleh sisi ekspansi fiskal," tutur Bhima.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Rupiah Tembus Rp17.930...
Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS, Risiko Impor Minyak Makin Besar
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Rekomendasi
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved