Pengamat Dorong Pengungkapan Kasus Jiwasraya Harus dari Hulu ke Hilir
Kamis, 25 Maret 2021 - 06:32 WIB
loading...
A
A
A
Yusuf mengatakan, apakah memang keterlibatan seorang Benny Tjokro mampu menjebol keuangan negara hingga rugi Rp 16 triliun lebih dari Jiwasraya tanpa pengawasan dari pemangku kepentingan.
"Hal itu yang rada aneh sebenarnya. Jika saja pejabat negaranya waktu itu ketat mengawasi, masa iya Direksi Jiwasraya akan bisa berbisnis yang berisiko merugikan keuangan negara," ujar Yusuf.
Baca Juga: Ahli Ekonomi Menilai Kasus BPJAMSOSTEK Berbeda dengan Kasus Jiwasraya dan Asabri
Oleh sebab itu, Yusuf berharap, dari perkara Jiwasraya jangan sampai terkesan formalitas hukum saja guna memuaskan hati masyarakat Indonesia dengan adanya kasus korupsi yang berhasil dibongkar.
Padahal terang dia masih banyak petinggi negara maupun pengusaha berpengaruh lainnya saat terjadinya skandal Jiwasraya kala itu yang lebih hebat dari Benny Tjokro justru tidak dibidik.
"Hal itu yang rada aneh sebenarnya. Jika saja pejabat negaranya waktu itu ketat mengawasi, masa iya Direksi Jiwasraya akan bisa berbisnis yang berisiko merugikan keuangan negara," ujar Yusuf.
Baca Juga: Ahli Ekonomi Menilai Kasus BPJAMSOSTEK Berbeda dengan Kasus Jiwasraya dan Asabri
Oleh sebab itu, Yusuf berharap, dari perkara Jiwasraya jangan sampai terkesan formalitas hukum saja guna memuaskan hati masyarakat Indonesia dengan adanya kasus korupsi yang berhasil dibongkar.
Padahal terang dia masih banyak petinggi negara maupun pengusaha berpengaruh lainnya saat terjadinya skandal Jiwasraya kala itu yang lebih hebat dari Benny Tjokro justru tidak dibidik.
(akr)
Lihat Juga :