Rupiah Melemah Tipis Dipicu Sentimen Eksternal

Kamis, 25 Maret 2021 - 17:29 WIB
loading...
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah tertekan dolar. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah tipis pada penutupan perdagangan hari ini. Mata uang Garuda ditutup pada level Rp14.426 per dolar AS atau melemah 1 poin saja dari perdagangan sebelumnya.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, rupiah tertekan akibat optimistis AS terkait pemulihan ekonomi. "Namun, inflasi tetap menjadi perhatian investor, dengan gangguan dalam rantai pasokan yang menimbulkan tekanan biaya bagi produsen. Indeks manufaktur dan jasa hari Rabu menunjukkan bahwa aktivitas pabrik AS meningkat pada bulan Maret 2021," ujarnya, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: AS Berharap WHO Kembali Lakukan Penyelidikan Asal-usul Covid-19 di China

Selain itu, sentimen negatif yang mendorong rupiah melemah juga muncul dari Eropa karena sedang menghadapi gelombang ketiga kasus Covid-19. Setelah penguncian di beberapa kawasan di Eropa, kini investor khawatir dengan varian baru virus Covid-19 yang pertama kali muncul di Inggris yang mendorong gelombang kasus terbaru.

"Tapi sentimen positif datang dari dalam negeri. Perekonomian Indonesia dinilai sudah menunjukan sinyal positif pada tahun 2021 dan diproyeksikan tumbuh 4 persen," paparnya.

Baca juga: Sinyal Pemulihan Belum Cukup Angkat Pertumbuhan Ekonomi Jadi Positif

Sedangkan untuk perdagangan besok Jumat (26/3), mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup melemah di rentang Rp14.405 - Rp14.440 per dolar AS.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
Rekomendasi
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
15.086 Jemaah Haji Reguler...
15.086 Jemaah Haji Reguler dan 7.547 Haji Khusus Telah Tiba di Indonesia
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Berita Terkini
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
Infografis
Hadiah Juara Piala Dunia...
Hadiah Juara Piala Dunia 2022, Capai Ratusan Miliar Rupiah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved