Sinyal Pemulihan Belum Cukup Angkat Pertumbuhan Ekonomi Jadi Positif

Kamis, 25 Maret 2021 - 15:45 WIB
loading...
Sinyal Pemulihan Belum...
Meski sudah terlihat tanda-tanda pemulihan, pertumbuhan ekonomi kuartal I/2021 diperkirakan masih negatif. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2021 diperkirakan masih akan berada di zona negatif. Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mengatakan, saat ini tanda pemulihan ekonomi sudah terlihat dari indikator penjualan ritel yang membaik dan angka PMI yang meningkat di atas 50.

Kendati demikian, sinyal pemulihan dinilai belum cukup untuk mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi positif di kuartal I/2021. "Saya sependapat dengan Sri Mulyani atau pemerintah bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2021 akan lebih baik dibandingkan kuartal IV/2020, tetapi masih akan negatif di kisaran minus 1%," ujarnya, Kamis (25/3/2021). Baca Juga: Duh, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Diprediksi Masih Negatif

Menurut dia, ada dua alasan pertumbuhan ekonomi di kuartal I/2021 masih negatif. Pertama, pandemi yang sempat meningkat di awal tahun memaksa pemerintah mengetatkan pembatasan sosial. Terbatasinya aktivitas sosial ekonomi jelas mengerem laju pemulihan ekonomi.

Kedua, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I tahun 2020 masih positif sehingga secara statistik digunakan sebagai basis hitung pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2021. "Karena basis hitungnya tinggi, maka meskipun pada kuartal I sudah ada perbaikan tetapi masih lebih rendah dibandingkan kuartal I/2020. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi menjadi negatif," jelasnya.

Meski begitu, Piter memperkirakan ekonomi Indonesia akan positif pada kuartal II/2021 dikisaran 0,5% hingga 1,5%. Salah satu faktor yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi positif pada kuartal II tahun 2021 adalah Lebaran. Baca Juga: Disuruh Buang S-400 Rusia, Ini Jawaban Turki

"Syarat perekonomian untuk bisa tumbuh cepat kembali adalah selesainya pandemi. Pemerintah sudah tepat mendahulukan penanggulangan pandemi, melakukan vaksinasi sembari tetap memberikan bantuan kepada masyarakat dan dunia usaha untuk meningkatkan ketahanan mereka menghadapi pandemi. Ketika pandemi berlalu, masyarakat dan dunia usaha yang masih mampu bertahan tersebut akan menjadi penggerak percepatan pemulihan ekonomi," jelasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
BUMN Berkontribusi Dongkrak...
BUMN Berkontribusi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Mengulik Kerentanan...
Mengulik Kerentanan Ekonomi Nasional di Balik Angka Pertumbuhan 5,61 Persen
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Rekomendasi
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global pada 2024-2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved