Rasio Dividen Tinggi, Ini Penjelasan Direksi BRI
Kamis, 25 Maret 2021 - 17:57 WIB
loading...
A
A
A
"Selain itu, perseroan juga masih punya ruang yang cukup untuk tumbuh baik organik maupun anorganik untuk antisipasi risiko yang muncul dalam pengelolaan bank," kata dia.
Sebelumnya, dan dalam RUPST Bank BRI menyetujui pembayaran dividen sebesar 65 persen dari laba bersih konsolidasian tahun 2020 sebesar Rp18,6 triliun.
Baca juga: OJK Pantau Ketat Penyaluran Kredit Setiap Bank
Adapun dividen yang dibagikan BRI pada tahun ini mencapai Rp12,1 triliun. Sementara itu sisanya sebesar 35 persen atau sebesar Rp6,5 Triliun akan digunakan sebagai saldo laba ditahan.
"Dividen sebesar 65 persen atau Rp12,1 triliun ditetapkan sebagai dividen tunai dibagikan kepada pemegang saham. Dividen bagian Negara Republik Indonesia atas kepemilikan sekurang-kurangnya 56,75 persen saham atau sekurang-kurangnya sebessr Rp6,8 triliun akan disetorkan ke rekening kas umum negara," ujar Catur.
Sebelumnya, dan dalam RUPST Bank BRI menyetujui pembayaran dividen sebesar 65 persen dari laba bersih konsolidasian tahun 2020 sebesar Rp18,6 triliun.
Baca juga: OJK Pantau Ketat Penyaluran Kredit Setiap Bank
Adapun dividen yang dibagikan BRI pada tahun ini mencapai Rp12,1 triliun. Sementara itu sisanya sebesar 35 persen atau sebesar Rp6,5 Triliun akan digunakan sebagai saldo laba ditahan.
"Dividen sebesar 65 persen atau Rp12,1 triliun ditetapkan sebagai dividen tunai dibagikan kepada pemegang saham. Dividen bagian Negara Republik Indonesia atas kepemilikan sekurang-kurangnya 56,75 persen saham atau sekurang-kurangnya sebessr Rp6,8 triliun akan disetorkan ke rekening kas umum negara," ujar Catur.
(ind)
Lihat Juga :