Maritime Hackathon 2021 Dorong Inovasi Digital Kemaritiman
Sabtu, 27 Maret 2021 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
"Indonesia punya banyak talenta dan kami ingin talenta-talenta yang bagus yang ikut Hackaton ini nggak lari ke Singapura, nggak lari bekerja di startup luar, tapi bikin startup lokal sendiri di Indonesia sehingga hasilnya bisa kita gunakan bersama. Untuk itu, kami mengapresiasi dan menantang teman-teman peserta, ayo keluarkan potensi terbaiknya," tuturnya.
Baca juga: BEI Akui Sudah Beberapa Kali Temui Unicorn Agar Mau IPO
Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI Santoso mengatakan, Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan namun belum bisa disebut sebagai negara maritim. "Benar kita ini negara kepulauan tapi kita belum menjadi negara maritim karena belum menguasai laut secara optimal," ujarnya.
Menurut dia, hal tersebut menjadi tantangan bersama khususnya generasi muda supaya bisa memberikan sumbangsih dalam rangka optimalisasi pemanfaatan potensi laut di Indonesia.
"Saya memotivasi agar potensi yang ada dengan skill yang dimiliki di bidang IT bisa berkontribusi nyata terhadap pembangunan kelautan di Indonesia. Jangan kita memiliki laut begitu luas namun tidak bermanfaat secara kesejahteraan maupun ekonomi bagi bangsa Indonesia," tandasnya.
Baca juga: BEI Akui Sudah Beberapa Kali Temui Unicorn Agar Mau IPO
Sementara itu, Anggota Komisi III DPR RI Santoso mengatakan, Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan namun belum bisa disebut sebagai negara maritim. "Benar kita ini negara kepulauan tapi kita belum menjadi negara maritim karena belum menguasai laut secara optimal," ujarnya.
Menurut dia, hal tersebut menjadi tantangan bersama khususnya generasi muda supaya bisa memberikan sumbangsih dalam rangka optimalisasi pemanfaatan potensi laut di Indonesia.
"Saya memotivasi agar potensi yang ada dengan skill yang dimiliki di bidang IT bisa berkontribusi nyata terhadap pembangunan kelautan di Indonesia. Jangan kita memiliki laut begitu luas namun tidak bermanfaat secara kesejahteraan maupun ekonomi bagi bangsa Indonesia," tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :