Mengakui Lahan Milik Pertamina, Warga Pancoran Mulai Meninggalkan Lokasi
Sabtu, 27 Maret 2021 - 21:46 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itulah, ketika saat ini Pertamina akan mempergunakan lahan tersebut untuk kepentingan Negara, maka Didi dan keluarga rela keluar. Apalagi, dalam melakukan sosialisasi mengenai kepemilikan lahan, lanjutnya, Pertamina menyampaikan secara sopan, baik, ramah, dan dengan menunjukkan bukti-bukti legalitas lahan. “Sama sekali tidak ada intimidasi,” imbuhnya.
Samsul Arifin, yang dulu juga menempati Pancoran Buntu II juga mengaku suka rela meninggalkan lokasi. Alasannya sama, karena Pertamina sebagai pemilik sah,meminta warga meninggalkan lokasi. “Saya juga menerima sosialisasi dengan sangat baik,” kata dia.
Baca Juga: Pakar: Sah Milik Pertamina, Warga Harus Tinggalkan Tanah Pancoran
Pertamina, menurut Samsul, juga akomodatif terhadap keluhan warga. Antara lain, menerima keluhan warga yang meminta perpanjangan waktu untuk keluar, karena adanya putra-putri mereka yang masih sekolah. Menyikapi keluhan tersebut, imbuh Samsul, Pertamina telah memberikan solusi dengan baik.
“Untuk itu kalau boleh saya memberi sumbang saran untuk warga yang masih bertahan, sebaiknya segera meninggalkan lokasi. Karena saya melihat sendiri surat-surat asli kepemilikan lahan Pertamina. Kalau ada yang dirasa kurang, kan bisa dibicarakan baik-baik dengan Pertamina,” lanjutnya.
Samsul Arifin, yang dulu juga menempati Pancoran Buntu II juga mengaku suka rela meninggalkan lokasi. Alasannya sama, karena Pertamina sebagai pemilik sah,meminta warga meninggalkan lokasi. “Saya juga menerima sosialisasi dengan sangat baik,” kata dia.
Baca Juga: Pakar: Sah Milik Pertamina, Warga Harus Tinggalkan Tanah Pancoran
Pertamina, menurut Samsul, juga akomodatif terhadap keluhan warga. Antara lain, menerima keluhan warga yang meminta perpanjangan waktu untuk keluar, karena adanya putra-putri mereka yang masih sekolah. Menyikapi keluhan tersebut, imbuh Samsul, Pertamina telah memberikan solusi dengan baik.
“Untuk itu kalau boleh saya memberi sumbang saran untuk warga yang masih bertahan, sebaiknya segera meninggalkan lokasi. Karena saya melihat sendiri surat-surat asli kepemilikan lahan Pertamina. Kalau ada yang dirasa kurang, kan bisa dibicarakan baik-baik dengan Pertamina,” lanjutnya.
(akr)
Lihat Juga :