Kapolri Diminta Terus Berantas Peredaran Solar Gelap di Tanah Air

Senin, 29 Maret 2021 - 10:35 WIB
loading...
Kapolri Diminta Terus...
Aksi pencurian BBM jenis solar milik Pertamina di Tuban, Jatim, digagalkan aparat Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Baharkam Polri belum lama ini. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pengungkapan kasus pencurian solar milik PT Pertamina (Persero) di Tuban melalui operasi tangkap tangan belum lama ini mendapat apresiasi. Hal itu dinilai merupakan prestasi Kapolri baru, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang patut diapresiasi oleh rakyat Indonesia.

Peneliti dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamuddin Daeng mengatakan, pengungkapan pencurian solar dari pipa minyak milik pertamina ini bukan peristiwa biasa. Dia menilai hal itu sebagai terobosan hebat dalam mengungkap pencurian solar di Tanah Air yang diduga telah berlangsung secara terstruktur, sistematis dan masif. Baca Juga: Polisi Gagalkan Pencurian 21 Ton Solar Milik Pertamina di Tuban

"Bayangkan saja, pencurian dengan menggunakan kapal berkapasitas ratusan ton bukanlah pencurian skala kecil. Mengambil minyak secara langsung dengan menyedot melalui pipa dan mengangkutnya dengan sebuah kapal, dapat dipastikan merupakan pekerjaan dengan investasi uang besar dan jaringan kerja luas dari pelaku," ungkapnya melalui siaran pers, Senin (29/3/2021).

Salamuddin menilai, pengungkapan kasus ini akan menjadi pintu masuk lebih jauh bagi Kepolisian RI untuk memburu peredaran solar gelap di Tanah Air yang selama ini telah banyak merugikan keuangan negara dan merugikan Pertamina secara langsung dan tidak langsung.

"Sudah jadi rahasia umum bahwa solar gelap ini diduga mengalir dari 'kencingan' mobil tangki, 'kencingan' solar subsidi kepada BUMN, solar impor selundupan hingga solar hasil mencuri dari pipa Pertamina dengan menggunakan kapal seperti yang terjadi di Tuban," tuturnya. Baca Juga: Kilang Balongan Shutdown, Tiga Tangki Terbakar

Dia menegaskan, keberadaan solar gelap ini jelas telah merugikan keuangan negara, karena solar ini tidak kena pajak apapun. Keberadaan solar gelap juga telah merugikan Pertamina karena pasar solar industri dan marines yang semakin dikendalikan pemain solar gelap.

"Kasus tangkap tangan di Tuban akan menjadi pintu masuk yang begitu lebar bagi Kapolri untuk memburu, menangkap, mengungkap dan memberantas seluruh jaringan solar gelap yang makin merajalela di Tanah Air," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
4 Kombes Pol Promosi...
4 Kombes Pol Promosi Jabatan ke Lemdiklat Polri dan Pecah Bintang dalam Mutasi Terbaru, Ini Daftar Namanya
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Rekomendasi
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta, Norwegia Meroket 12 Tingkat
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Berita Terkini
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved