Terungkap! RI Punya Potensi Gas Besar di Maluku Selain Blok Masela
Selasa, 30 Maret 2021 - 17:22 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Direktur Utama Pertagas Wiko Migantoro menyatakan potensi yang ada di Maluku membuat peluang bisnis gas semakin terbuka. Namun demikian tantangan utama memonetisasi cadangam gas memang ada dalam keekonomian yang dipengaruhi oleh ketersediaan infrastruktur.
Baca Juga: Ahok Apresiasi Pertamina Tangani Kebakaran Kilang Balongan
Selain industri, pembangkit listrik juga menjadi target untuk penyaluran gas hanya saja perlu koordinasi lebih lanjutin dengan PLN. Pertagas akan mulai mengkaji pemanfaatan gas yang kini sudah tersedia sekitar 3 juta kaki kubik per hari (mmscfd) untuk disalurkan ke industri kayu lapis. Untuk itu, kemungkinan besar tahap awal akan dibangun pipa disekitar wilayah kerja Seram Non Bula.
"Kita upayakan dari kajian kita tadi ada produksi minyak 1.700-1.800 barel minyak per hari, barangkali ada gas associated-nya 2-3 mmscfd ini kan bisa kita monitize. Kelistrikan itu bicara lagi nanti sama PLN. Industri kayu 3-5 mmscfd. Ada potensi sumber 3 TCF, tapi ini nggak bisa jadi apa-apa kalau misalnya marketnya belum terbentuk," ujar Wiko.
Baca Juga: Ahok Apresiasi Pertamina Tangani Kebakaran Kilang Balongan
Selain industri, pembangkit listrik juga menjadi target untuk penyaluran gas hanya saja perlu koordinasi lebih lanjutin dengan PLN. Pertagas akan mulai mengkaji pemanfaatan gas yang kini sudah tersedia sekitar 3 juta kaki kubik per hari (mmscfd) untuk disalurkan ke industri kayu lapis. Untuk itu, kemungkinan besar tahap awal akan dibangun pipa disekitar wilayah kerja Seram Non Bula.
"Kita upayakan dari kajian kita tadi ada produksi minyak 1.700-1.800 barel minyak per hari, barangkali ada gas associated-nya 2-3 mmscfd ini kan bisa kita monitize. Kelistrikan itu bicara lagi nanti sama PLN. Industri kayu 3-5 mmscfd. Ada potensi sumber 3 TCF, tapi ini nggak bisa jadi apa-apa kalau misalnya marketnya belum terbentuk," ujar Wiko.
(nng)
Lihat Juga :