Nasib Smelter Freeport, Adian Napitupulu: Saya 6 Tahun di Komisi VII Nggak Pernah Dikerjakan!

Rabu, 31 Maret 2021 - 14:21 WIB
loading...
Nasib Smelter Freeport,...
Anggota Komisi VII DPR Adian Napitupulu. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nasib proyek smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) sampai saat ini dianggap tidak jelas. Berdasarkan laporan proyek smelter PTFI memang masih jauh dari target dari rencana progres 10,5%, realisasi pengerjaan di tahun lalu hanya 5,86%.

Kondisi tersebut menjadi pertanyaan sejumlah anggota Komisi VII DPR salah satunya Adian Napitupulu. Anggota DPR dari Fraksi PDIP itu mempertanyakan kepada pemerintah terkait alasan kenapa pabrik smelter tak kunjung terbangun fisiknya padahal proyek fasilitas pemurnian dan pengolahan itu secara aturan perundang-undangan wajib untuk dibangun dalam upaya mewujudkan hilirisasi tambang.

"Saya enam tahun di Komisi VII DPR bicaranya smelter, smelter, smelter tapi nggak pernah dikerjakan. Mereka ini enggan ngeluari duit gitu lho. Ya kita fair saja kalau tidak nguntungin kita bicarakan kembali kalau nguntungin kita paksa," ujar dia saat raker bersama Kementerian ESDM, di Komisi VII DPR, Rabu (31/3/2021).

Baca Juga: Pembangunan Smelter Freeport Baru 6%, DPR: Akal-akalan Saja!

Menurut dia pada dasarnya kalau memang proyek tersebut menguntungkan pihaknya yakin Freeport akan segera membangun smelter. Pasalnya pengusaha itu punya watak kapitalis, di mana menguntungkan dimanapun akan dikejar.

"Kalau menguntungkan nggak usah kita paksa-paksalah karena wataknya pasti tamak. Nguntungin, bangun, ambil. Kenapa harus dipaksa-paksa. Jangan-jangan ini nggak nguntungin," kata dia.

Dia menegaskan, kalau memang smelter itu menguntungkan buat Freeport, menguntungkan buat MIND ID maka DPR bersama pemerintah tidak perlu bertahun-tahun membahas soal smelter yang tidak kunjung terbangun.

"Nah, jangan-jangan betul tidak menguntungkan, kita justru nantinya akan membunuh MIND ID gitu loh. Kalau benar investasi USD300 miliar per tahun jangan-jangan tahun ke 15 sudah good bye Freeport, MIND ID juga good bye karena tersedot kerugian terus menerus," tandas dia.

Baca Juga: Terungkap! RI Punya Potensi Gas Besar di Maluku Selain Blok Masela

Sebab itu, program hilirisasi perlu ditinjau ulang agar ke depan dapat berjalan lebih baik tidak cuma terus menerus dibahas tapi tidak ada wujudnya sampai sekarang. Sebagaimana diketahui, PTFI saat ini sedang membahas kerjasama baru dengan Tsingshan Steel China untuk membangun smelter tembaga baru di Weda Bay, Halmahera. Adapun wilayah tersebut merupakan kawasan smelter nikel yang terintegrasi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MSP Targetkan Penggunaan...
MSP Targetkan Penggunaan Energi Terbarukan 100% di Fasilitas Smelter
Dihantam Dua Tragedi...
Dihantam Dua Tragedi Besar, Freeport Gagal Capai Target 2025
Panja Daya Saing Industri...
Panja Daya Saing Industri Apresiasi Jababeka sebagai Kawasan Industri Unggulan Nasional
Komitmen Keberlanjutan,...
Komitmen Keberlanjutan, Smelter Arsari Tambang Pakai 100% Listrik Energi Terbarukan
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Rekomendasi
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 10 Rabu: Hubungan Mila dan Jaka Semakin Memanas
Bupati dan Sekda Kuansing...
Bupati dan Sekda Kuansing Kenakan Rompi Oranye usai Serahkan Diri ke KPK
Berita Terkini
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved