Bank Indonesia Bingung Banyak Perusahaan di Jatim Emoh Pinjam Kredit

Kamis, 01 April 2021 - 16:14 WIB
loading...
Bank Indonesia Bingung...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan minat sektor korporasi di Jawa Timur untuk menggunakan pinjaman bank domestik masih minim. Padahal berdasarkan survei yang dilakukan BI terlihat, sektor korporasi Jawa Timur bergerak naik dalam utilisasi kapasitas produksinya.

( Baca juga: Perkuat Ekonomi Sulut, Gubernur Olly Kukuhkan TP2DD Provinsi )

"Dari kuartal ketiga dan keempat 2020 ada kenaikan utilisasi kapasitas produksi di perusahaan besar Jawa Timur. Ini akan terus berlanjut hingga kuartal pertama 2021," kata Destry dalam webinar yang digelar Bank Indonesia, Kamis (1/4/2021).

Survei yang dilakukan BI menyasar untuk 21 sektor prioritas Jawa Timur. Namun Desty mengaku masih bingung kenapa penggunaan dana perbankan masih terbatas, sementara produksi meningkat.

"Walaupun ada kegiatan usaha tapi penggunaan kredit minim. Ini jadi puzzle yang harus dipecahkan. Bagaimana mendorong demand kredit, khususnya korporasi untuk memulihkan perekenomian," katanya.

( Baca juga: Italia Panggil Dubes Rusia Terkait Kasus Spionase )

Dia menambahkan untuk itu, sinergi kebijakan antara berbagai pihak dibutuhkan karena tantangan sangat kompleks saat ini. "Kondisinya korporasi membayar lebih cepat atau mereka menggunakan dana pribadi untuk produksi. Jadi ini yang harus didorong. Kami sudah petakan 38 subsektor prioritas yang bisa dipilah potensinya," tandas Destry.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Perjuangan Andini, Anak...
Perjuangan Andini, Anak Tukang Bengkel yang Diterima di FEB UGM dan Beasiswa Penuh
Joko Anwar Open Casting...
Joko Anwar Open Casting Film Terbaru, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Baim Wong Pertama Kali...
Baim Wong Pertama Kali Garap Film Komedi, Gandeng Aktor dan Aktris Ternama
Berita Terkini
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved