Perkuat Ekonomi Sulut, Gubernur Olly Kukuhkan TP2DD Provinsi

Rabu, 31 Maret 2021 - 16:50 WIB
loading...
Perkuat Ekonomi Sulut,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
MANADO - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengukuhkan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sulut, bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulut, Rabu (31/3/2021).

Dalam sambutannya, Gubernur Olly menyampaikan bahwa di era sekarang ini, semuanya memang harus mengarah kepada sistem digitalisasi. Karena itu, gagasan dalam mempercepat proses digitalisasi, seperti halnya elektronifikasi transaksi pemda (ETP) merupakan langkah yang sangat tepat. ETP bertujuan untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik dalam meningkatkan potensi penerimaan pemda melalui pemanfaatan teknologi digitalisasi. ( Baca juga:Sarankan Introspeksi Diri, Demokrat Siap Terima Moeldoko )

"Seiring dengan upaya mendorong efektifitas dan transparansi pengelolaan dana pemerintah daerah, pada tanggal 3 Maret 2021 telah kita bentuk dan tetapkan TP2DD Provinsi Sulut dalam Surat Keputusan Gubernur Sulut Nomor 98 Tahun 2021. Tanggal 24 Maret lalu, TP2DD Provinsi Sulut telah menggelar rapat koordinasi dalam rangka penyusunan rencana aksi," tutur Olly Dondokambey.

Kinerja TP2DD diharapkan dalam mendukung inovasi, percepatan, dan perluasan ETP, integrasi pengelolaan keuangan daerah, serta mendukung integrasi ekonomi dan keuangan digitalisasi.

TP2DD Provinsi Sulut yang dikukuhkan hari ini diharapkan akan menjadi tim yang efektif dalam mempermudah setiap proses layanan transaksi keuangan, baik di masyarakat maupun di pemerintah daerah, yang juga turut diharapkan berdampak pada upaya pemulihan perekonomian daerah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Dugaan Korupsi Batu...
Dugaan Korupsi Batu Bara hingga Asabri, Polisi Geledah 8 Lokasi Termasuk Rumah Pejabat Negara
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved