Hadapi Musim Tanam Kedua, Wamentan Pastikan Kesiapan Produksi Pupuk Subsidi
Kamis, 01 April 2021 - 16:45 WIB
loading...
Wamentan RI Harvick Hasnul Qolbi didamping Achmad Bakir Pasaman saat mengunjungi Petrokimia Gresik. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Harvick Hasnul Qolbi mengunjungi Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia, untuk memastikan kesiapan produksi pupuk subsidi memasuki musim tanam kedua pada tahun ini.
Harvick saat berada di Gresik, Jawa Timur, Kamis (1/4), menyampaikan bahwa pihaknya memantau terus kesiapan musim tanam kedua bulan April-Mei 2021 ini, dan memastikan pupuk tersedia untuk masyarakat petani. ( Baca juga: Bank Indonesia Bingung Banyak Perusahaan di Jatim Emoh Pinjam Kredit )
“Sesuai arahan Presiden, kami di sini memastikan kebutuhan pupuk untuk petani tercukupi, sehingga target pemerintah untuk swamsembada pangan bisa terlaksana,” ujar Harvick seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (4/1/2021).
Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia Achmad Bakir Pasaman, di hadapan Wamentan menambahkan bahwa stok pupuk subsidi telah disiapkan di gudang lini 1 (produsen) sampai dengan lini 4 (kios resmi) sebanyak 2,1 juta ton. Jumlah itu mencukupi untuk kebutuhan selama enam minggu ke depan.
“Kami selalu berusaha memastikan penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan aturan yang ada, baik itu Permendag maupun Permentan. Stok tersebut lebih dari tiga kali lipat dari stok minimum pemerintah, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan petani di musim tanam ini,” jelas Bakir.
Harvick saat berada di Gresik, Jawa Timur, Kamis (1/4), menyampaikan bahwa pihaknya memantau terus kesiapan musim tanam kedua bulan April-Mei 2021 ini, dan memastikan pupuk tersedia untuk masyarakat petani. ( Baca juga: Bank Indonesia Bingung Banyak Perusahaan di Jatim Emoh Pinjam Kredit )
“Sesuai arahan Presiden, kami di sini memastikan kebutuhan pupuk untuk petani tercukupi, sehingga target pemerintah untuk swamsembada pangan bisa terlaksana,” ujar Harvick seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (4/1/2021).
Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia Achmad Bakir Pasaman, di hadapan Wamentan menambahkan bahwa stok pupuk subsidi telah disiapkan di gudang lini 1 (produsen) sampai dengan lini 4 (kios resmi) sebanyak 2,1 juta ton. Jumlah itu mencukupi untuk kebutuhan selama enam minggu ke depan.
“Kami selalu berusaha memastikan penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan aturan yang ada, baik itu Permendag maupun Permentan. Stok tersebut lebih dari tiga kali lipat dari stok minimum pemerintah, sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan petani di musim tanam ini,” jelas Bakir.
Lihat Juga :