Jababeka Cetak Rugi Rp47,79 Miliar di 2020

Kamis, 01 April 2021 - 19:14 WIB
loading...
Jababeka Cetak Rugi...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) mencatatkan kerugian sepanjang tahun 2020. Pada laporan keuangan kuartal IV-2020 perseroan mencatatkan rugi sebesar Rp47,79 miliar, berbanding terbalik dari kondisi 2019 yang memperoleh laba Rp118,81 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, sepanjang tahun 2020, Jababeka mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,39 triliun atau naik 6,22 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp2,25 triliun. EBITDA perseroan untuk tahun 2020 tercatat sebesar Rp802,3 miliar atau naik 19 persen dari 2019 dengan EBITDA sebesar Rp671,6 miliar.

Baca Juga: 22 Perusahaan Antre IPO di BEI, BUMN dan Unicorn Tak Masuk Daftar

Perusahaan meraih Rp898,7 miliar dalam penjualan real estat secara marketing (marketing sales) pada tahun 2020, sekitar 46% lebih rendah dibandingkan tahun 2019, terutama karena pandemi Covid-19. Namun demikian segi positifnya, kinerja marketing sales pada semester kedua tahun 2020 lebih baik 2,5x daripada semester pertama tahun 2020 terutama didukung oleh peningkatan penjualan industri di Kendal dan Cikarang, dan keberhasilan peluncuran proyek perumahan di Cikarang. Marketing sales di Cikarang berkontribusi 70 persen, Kendal dan lain-lain 30 persen. Target marketing sales Perseroan untuk tahun 2021 ditetapkan sebesar Rp1,4 triliun, yang terdiri dari Rp1,0 triliun dari Cikarang dan lain-lain, dan Rp400 miliar dari Kendal.

Pilar Land Development & Property Perseroan mengalami peningkatan pendapatan sebesar 42 persen dari
Rp873,9 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp1,2 triliun pada tahun 2020, yang terutama disebabkan oleh peningkatan pendapatan tanah matang dari Rp422,6 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp782,9 miliar pada tahun 2020. Kinerja dari Kendal juga cukup kuat, dimana penjualan tanah melonjak dari Rp160,4
miliar pada tahun 2019 menjadi Rp628,5 miliar pada tahun 2020.

Sebaliknya, terdapat penurunan pendapatan dari segmen apartemen yang mengalami penurunan dari Rp157,9 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp88,1 miliar pada tahun 2020, namun penurunan ini sebagian besar diimbangi oleh peningkatan penjualan rumah (meningkat dari Rp75,7 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp121,5 miliar pada tahun 2020) dan ruang kantor dan ruko (dari Rp113,2 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp122,1 miliar pada tahun 2020).

Pendapatan Pilar Infrastruktur turun 18 persen dari Rp1,2 triliun pada 2019 menjadi Rp1,06 triliun pada 2020, terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan Bekasi Power sebesar 23 persen akibat jangka waktu reserve shutdown yang berlangsung lebih lama pada tahun 2020 dibandingkan dengan 2019.

Pendapatan dari Cikarang Dry Port mengalami penurunan pendapatan sebesar 28 persen menjadi Rp145,5 miliar pada tahun 2020. Di sisi lain, segmen Jasa dan Pemeliharaan dari pilar Infrastruktur Perseroan membukukan peningkatan pendapatan 8 persen menjadi Rp277,2 miliar pada tahun 2020 meskipun pandemi Covid-19.

Baca Juga: Nasihat Gus Baha Kepada Teroris: Nabi tak Menghendaki Umatnya Masuk Neraka

Pilar Leisure & Hospitality Perseroan membukukan peningkatan pendapatan sebesar 11 persen menjadi Rp98,5 miliar pada tahun 2020. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan pendapatan dari vila dan pariwisata sebesar 88 persen dibandingkan tahun 2019 yang terutama disebabkan adanya peningkatan jumlah pengunjung ke Tanjung Lesung. Kontributor utama pilar ini adalah segmen golf yang memberikan kontribusi 59 persen terhadap total pendapatan pilar Leisure & Hospitality di tahun 2020, dibandingkan 73% persen di tahun 2019.

Pendapatan berulang (recurring revenue) dari pilar Infrastruktur memberikan kontribusi 44 persen terhadap total pendapatan pada tahun 2020, dibandingkan dengan 57 persen pada tahun 2019. Kontribusi yang lebih rendah ini terutama disebabkan oleh peningkatan kontribusi yang lebih signifikan dari pendapatan segmen Land Development & Property.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Indocement Bagikan Dividen...
Indocement Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun, Setujui Perubahan Pengurus
SIG Bagikan Seluruh...
SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
TBS Energi Catat Pendapatan...
TBS Energi Catat Pendapatan Konsolidasi Tumbuh 20,5% di Kuartal I 2026
Tumbuh 19%, CDIA Bukukan...
Tumbuh 19%, CDIA Bukukan Pendapatan USD41,2 Juta di Kuartal I-2026
Jababeka Bersama Transjakarta...
Jababeka Bersama Transjakarta Resmikan Rute Cawang–Cikarang Jababeka
Yayasan Banten Selatan...
Yayasan Banten Selatan dan Jababeka Bantu Korban Banjir Pandeglang
Jababeka Bersama Tenant...
Jababeka Bersama Tenant Salurkan Bantuan Rp350 Juta bagi Korban Bencana Sumatera
Rekomendasi
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
Berita Terkini
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved