Wagub Emil Kritik Bank Tolak Debitur Tambah Kredit

Sabtu, 03 April 2021 - 09:51 WIB
loading...
Wagub Emil Kritik Bank...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mengkritik kasus debitur bank yang ingin top up (menambah) kredit tetapi tidak dilayani bank. Padahal, debitur tersebut masih memiliki agunan dan bank tidak memberikannya.

"Hal itu terjadi. Padahal sudah repayment sebagian. Tapi saya tidak bisa pukul rata ini terjadi di seluruh bank," ujar Emil di hadapan pejabat Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK dan LPS dalam Temu Stakeholder untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional yang dikutip dari akun YouTube Bank Indonesia, Sabtu (3/4/2021). ( Baca juga:Erick Bilang Pake Kompor Setrum Lebih Hemat, Netizen: Kalo Listrik Naik, Kalo Mati Lampu Gimana? )

Emil juga menyampaikan apresiasi terhadap acara tersebut. Menurutnya, acara yang diinisiasi Bank Indonesia tersebut dapat dijadikan wadah mempercepat program PEN yang digulirkan pemerintah pusat.

Peran semua pihak, mulai dari pemerintah, stakeholders dan pengusaha diharapkan dapat berjalan bersama. "Di momen ini, pengusaha bisa bertemu secara langsung dengan Wamenkeu, Deputi Gubernur BI, Perwakilan DPR RI. Ini kesempatan pengusaha untuk bisa bertanya langsung apa sih sebenarnya arah dari kebijakan pemerintah pusat," terang mantan Bupati Trenggalek ini.

Ia menambahkan, semua pihak harus berjalan bersama-sama untuk percepatan PEN. "Layaknya orchestra yang harus bersamaan untuk mengeluarkan nada, momen ini sama seperti itu," imbuhnya.

Menurut Emil, sektor yang menjadi prioritas dalam percepatan PEN kali ini adalah sektor manufaktur. Karena sektor tersebut menjadi penyumbang ekonomi terbesar di Jatim sebesar 30%. Diperkirakan, perekonomian Jatim pada 2021 tumbuh di kisaran 4,75%-5,3% year on year (yoy). ( Baca juga:Kapolri Ajak Pemuda Muhammadiyah Bangun Ketahanan Nasional )

"Karena manufaktur yang baik akan mendukung sektor lain. Kalau ada barangnya maka akan ada pasarnya, ada pedagangnya, akan memberi makan untuk logistik. Nah inilah yang kita harapkan, kalau kita bisa memproduksi barang yang laku di pasaran, akan menimbulkan multiplayer effect," jelasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Rekomendasi
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Masih Dibuka hingga 11 Juni, Simak Jadwal Lengkapnya
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved