Gubernur BI: Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah Meluncur Pekan Ini
Senin, 05 April 2021 - 09:44 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan, revolusi digital dalam satu dasawarsa terakhir telah mentransformasi secara singkat perilaku transaksi agen ekonomi. Perubahan ini pun semakin terakselerasi sebagai dampak penerapan batasan sosial akibat pandemi Covid-19.
Pola konsumsi juga bergeser ke belanja dalam platform digital dan menuntut metode pembayaran yang serba mobile, cepat, dan pada saat yang sama tetap aman.
"Hubungan industrial antar pelaku beralih ke pola yang semakin modular dan melahirkan model bisnis baru. Platform digital berdimensi global semakin memudarkan sekat-sekat yurisdiksi (borderless) dan mengurangi kedaulatan ekonomi nasional," katanya.
Inovasi teknologi merupakan solusi agnostik yang dapat mengintegrasikan layanan keuangan dengan fleksibilitas dan kenyamanan. Jangkauan akses ke dunia keuangan pun semakin universal tanpa memandang batasan gender, usia, maupun hambatan geografis.
Pada gilirannya, digitalisasi dapat membuka lebar pintu peluang inklusi ekonomi dan keuangan bagi seluruh masyarakat, termasuk segmen masyarakat unbanked dan UMKM di Indonesia yang hingga kini masih mencapai 51%.
Pola konsumsi juga bergeser ke belanja dalam platform digital dan menuntut metode pembayaran yang serba mobile, cepat, dan pada saat yang sama tetap aman.
"Hubungan industrial antar pelaku beralih ke pola yang semakin modular dan melahirkan model bisnis baru. Platform digital berdimensi global semakin memudarkan sekat-sekat yurisdiksi (borderless) dan mengurangi kedaulatan ekonomi nasional," katanya.
Inovasi teknologi merupakan solusi agnostik yang dapat mengintegrasikan layanan keuangan dengan fleksibilitas dan kenyamanan. Jangkauan akses ke dunia keuangan pun semakin universal tanpa memandang batasan gender, usia, maupun hambatan geografis.
Pada gilirannya, digitalisasi dapat membuka lebar pintu peluang inklusi ekonomi dan keuangan bagi seluruh masyarakat, termasuk segmen masyarakat unbanked dan UMKM di Indonesia yang hingga kini masih mencapai 51%.
Lihat Juga :