Tingkatkan Produksi Padi, Inaplas Sukses Uji Coba Pupuk Cair

Senin, 05 April 2021 - 17:11 WIB
loading...
Tingkatkan Produksi...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kota Tegal bersama dengan Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (INAPLAS) yang didukung oleh PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, telah berhasil melakukan uji coba penggunaan pupuk cair untuk tanaman padi di Demplot yang difasilitasi oleh Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKP3) Kota Tegal.

Dari demplot tersebut yang terdiri dari 2 bagian masing masing menghasilkan 11,7 ton gabah per hektar dan 10,5 ton gabah per hektar, meningkat dari rata-rata panen di kota Tegal 6 - 7 ton per hektar. Uji coba oleh kedua belah pihak ini merupakan bagian dari upaya penerapan circular economy di Kota Tegal dimana pengelolaan sampah diarahkan agar bisa mencapai zero waste.

Sampah non organik seperti plastik, alumunium, logam, kaca dan lainnya diarahkan untuk daur ulang sementara sampah organik dibuat menjadi pupuk cair melalui proses fermentasi, sedangkan sisanya yang tidak bisa diolah dan bernilai ekonomi rendah dijadikan briket bahan bakar dengan mesin predator.

Baca Juga: Dibekuk KPK, Ini Profil Samin Tan Crazy Rich Batubara

Jika pengelolaan sampah terpadu ini berjalan seluruhnya maka kiriman sampah ke tempat pembuangan akhir dapat dihindari. Dalam kerjasama ini Inaplas menyediakan bibit padi Inpari 41, pupuk organik cair, NPK grower dan penyuluhan penggunaan pupuk serta pemeriksaan kondisi tanah dan tanaman secara rutin untuk demplot seluas 10.000 m2 yang difasilitasi oleh Kepala Bidang Pertanian dan Pangan, DKP3 Kota Tegal.

Pada saat melakukan panen di lokasi demplot 23 Maret 2021 lalu, Yusmana selaku Kepala Bidang Pertanian dan Pangan DKP3 Kota Tegal menyampaikan terima kasih atas kerjasama percobaan penggunaan pupuk cair organik dengan Inaplas dan merasa puas dengan panen padi yang dihasilkan yang melebihi rata-rata produktivitas sawah per hektar di Kota Tegal.

"Saya berharap kerjasama ini bisa ditingkatkan dan diperluas sehingga bisa meningkatkan produktivitas tanaman padi di Kota Tegal dan circular economy yang berawal dari produksi, komsumsi hingga daur ulang bisa tercapai," kata Yusmana melalui keterangan tertulisnya, Senin (5/4/2021).

Ke depan diharapkan Kota Tegal beserta seluruh stakeholder bisa mewujudkan Kota Tegal yang bersih dengan pengelolaan sampah yang baik dan menjadi contoh bagi daerah lain.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Tegal yang telah bekerjasama dan memfasilitasi percobaan penggunaan pupuk cair yang berasal dari sampah organik untuk penanaman padi di Kota Tegal. Inaplas menilai Pemkot Tegal sangat serius dalam mengusahakan peningkatan pengelolaan sampah sehingga mendorong Inaplas untuk melakukan kerjasama-kerjasama yang bermanfaat bagi usaha manajemen sampah di Indonesia. Kami menyambut baik kerja sama ini. Sebelumnya Inaplas telah melakukan kerjasama dengan Pemkot Tegal melalui penggelaran aspal plastik dipendopo Kota Tegal yang telah berjalan dengan baik. Semoga hal ini dapat terus berjalan baik," kata Ketua umum Inaplas Suhat Miyarso.

Direktur Kerjasama Antar Lembaga Inaplas Budi Susanto menyampaikan, berdasarkan penghitungan hasil panen padi yang disaksikan oleh Kepala Bidang Pertanian dan Pangan DKP3 Kota Tegal, didapat hasil panen yang lebih tinggi melebihi rata-rata hasil panen Kota Tegal.

Baca Juga: Jokowi Sebut Curah Hujan Ekstrem Penyebab Banjir-Longsor di NTT dan NTB

Hasil ini diraih berkat kerjasama yang baik dengan pelaksana dilapangan disertai dengan penyuluhan dan monitoring kondisi tanah dan tanaman secara berkala. Dengan percobaan ini telah dibuktikan bahwa penggunaan pupuk cair organik pada tanaman padi berhasil dengan baik dan dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia serta mengurangi biaya produksi.

"Dengan demikian hal yang lebih penting lagi yaitu circular economy dapat terwujud. Semua sampah yang dihasilkan dari kegiatan manusia sehari-hari bisa diguna ulang dan dikembalikan menjadi produk baru," ucap Budi Susanto.

Dalam konsep circular economy, sampah plastik dapat dimanfaatkan lebih lanjut melalui daur ulang, dijadikan sebagai bahan bakar minyak melalui pirolisis atau yang bernilai rendah dijadikan RDF atau briket bahan bakar. Semua transformasi tersebut sudah terbukti dapat dikerjakan dalam berbagai kapasitas sesuai kebutuhan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun 7 Pabrik Pupuk Baru hingga 2029, Telan Anggaran Rp57 Triliun
Mentan Amran Cabut Izin...
Mentan Amran Cabut Izin Usaha 190 Pengecer dan Distributor Pupuk Nakal
Tanya Langsung ke Petani,...
Tanya Langsung ke Petani, Mentan Pastikan Harga Pupuk Subsidi Sudah Turun 20%
Terungkap Ada 2.039...
Terungkap Ada 2.039 Kios Pupuk Bermasalah, Petani Rugi Rp600 Miliar per Tahun
Kadin dan Belarus Jajaki...
Kadin dan Belarus Jajaki Kerja Sama Industri Pupuk, Alat Berat hingga Teknologi Pertahanan
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Krisis Pupuk Akibat...
Krisis Pupuk Akibat Perang Iran, Uni Eropa Andalkan Kotoran Sapi
Imbas Selat Hormuz Ditutup,...
Imbas Selat Hormuz Ditutup, Prabowo Ungkap Banyak Negara Minta Pupuk dari Indonesia
Rekomendasi
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Berita Terkini
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved