Asam Gelugur Asal Sumut Laku Keras di China, Malaysia dan India
Selasa, 06 April 2021 - 08:39 WIB
loading...
Komoditi Asam Gelugur (Gracinia Artoviridis atau Gracinia Cambogia) asal Sumatera Utara (Sumut), laku keras di tiga negara tujuan ekspor komoditi yakni India, Malaysia dan China. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Komoditi Asam Gelugur (Gracinia Artoviridis atau Gracinia Cambogia) asal Sumatera Utara (Sumut) , laku keras di tiga negara tujuan ekspor komoditi yakni India, Malaysia dan China. Itu terlihat dari peningkatan realisasi ekspor komoditi pertanian tersebut ke tiga negara tersebut di triwulan I-2021 ini.
Baca Juga: Mentan, Mendag dan Menteri BUMN Lepas Ekspor Produk Pertanian Jatim Senilai Rp140 Miliar
Bahkan terakhir pada 1 April 2021 lalu, ekspor sebanyak 20 ton dengan nilai ekonomis Rp462 juga berhasil dilakukan ke China. Berdasarkan Data IQFAST Karantina Pertanian Belawan, ekspor asam gelugur pada triwulan I-2021 sebanyak 379,18 ton dengan nilai ekonomis 5,95 miliar tujuan India, China dan Malaysia.
"Ini meningkat sebanyak 33,5 % dibanding periode sama tahun 2020 yang hanya berhasil mencatat sebanyak 284 ton dengan perolehan nilai ekonomi Rp.4,6 miliar," sebut Kepala Karantina Pertanian Belawan, Andi PM Yusmanto melalui keterangan, Selasa (6/4/2014).
Menurut Yusmanto, Asam gelugur (Gracinia artoviridis atau Gracinia cambogia) sebelum diekspor, sudah dilakukan berbagai tindakan karantina sebagai penjaminan mutu komoditas ekspor supaya sehat dan aman sampai di negara tujuan. Kemudian baru diterbitkan surat kesehatan tumbuhan atau phytosanitary certificate (PC) sesuai permintaan negara tujuan.
“Selama ini, kami juga rutin memberikan bimbingan teknis pemenuhan persyaratan sanitari dan fitosanitari, SPS Measure, sesuai yang dipersyaratkan negara tujuan,” tambahnya.
Baca Juga: Mentan, Mendag dan Menteri BUMN Lepas Ekspor Produk Pertanian Jatim Senilai Rp140 Miliar
Bahkan terakhir pada 1 April 2021 lalu, ekspor sebanyak 20 ton dengan nilai ekonomis Rp462 juga berhasil dilakukan ke China. Berdasarkan Data IQFAST Karantina Pertanian Belawan, ekspor asam gelugur pada triwulan I-2021 sebanyak 379,18 ton dengan nilai ekonomis 5,95 miliar tujuan India, China dan Malaysia.
"Ini meningkat sebanyak 33,5 % dibanding periode sama tahun 2020 yang hanya berhasil mencatat sebanyak 284 ton dengan perolehan nilai ekonomi Rp.4,6 miliar," sebut Kepala Karantina Pertanian Belawan, Andi PM Yusmanto melalui keterangan, Selasa (6/4/2014).
Menurut Yusmanto, Asam gelugur (Gracinia artoviridis atau Gracinia cambogia) sebelum diekspor, sudah dilakukan berbagai tindakan karantina sebagai penjaminan mutu komoditas ekspor supaya sehat dan aman sampai di negara tujuan. Kemudian baru diterbitkan surat kesehatan tumbuhan atau phytosanitary certificate (PC) sesuai permintaan negara tujuan.
“Selama ini, kami juga rutin memberikan bimbingan teknis pemenuhan persyaratan sanitari dan fitosanitari, SPS Measure, sesuai yang dipersyaratkan negara tujuan,” tambahnya.

Lihat Juga :