Bank Dunia hingga IMF Ramal Ekonomi RI Positif, Wapres Minta Ini ke Dunia Usaha

loading...
Bank Dunia hingga IMF Ramal Ekonomi RI Positif, Wapres Minta Ini ke Dunia Usaha
Lembaga IMF, Bank Dunia, ADB serta OECD memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh positif, lantaran itu Wapres Maruf Amin minta dunia usaha lakukan ini. Foto/Dok
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan, bahwa adanya program vaksinasi memberikan optimisme dalam hal pemulihan kesehatan maupun ekonomi. Hal ini pun yang membuat sejumlah lembaga internasional optimis bahwa perekonomian Indonesia akan tumbuh positif di tahun 2021.

“Lembaga IMF, Bank Dunia, ADB serta OECD memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh antara 4,4% sampai 4,9%,” katanya dalam acara Forum Indonesia Bangkit dengan tema Strategi Sektor Kesehatan untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi, Selasa (6/4/2021).

Baca Juga: Menko Airlangga: Pemerintah Ajak Dunia Usaha untuk Tingkatkan Investasi & Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Menurutnya apa yang diproyeksikan lembaga internasional sejalan dengan perkiraan pemerintah. Maka dari itu Maruf meminta agar dunia usaha dapat memanfaatkan momentum ini.

“Angka-angka ini sejalan dengan perkiraan Pemerintah bahwa ekonomi akan pulih dan tumbuh mulai tahun 2021 sebesar 4,5 sampai 5,3%. Oleh karenanya, dunia usaha dapat memanfaatkan momentum pertumbuhan ini dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.



Dia yakin bahwa dengan adanya stimulus fiskal dalam program Pemulihan Ekonomi dan investasi dari dunia usaha akan dapat mempercepat pemulihan ekonomi. Sehingga nantinya terjadi penyerapan tenaga kerja.

Baca Juga: Sinyal Pemulihan Belum Cukup Angkat Pertumbuhan Ekonomi Jadi Positif

Selain itu penyesuaian terhadap kondisi new normal nantinya tentu juga akan tetap diterapkan di berbagai sektor ekonomi. Maruf menyebutkan bahwa dalam beberapa bulan ini adanya penurunan kasus covid dan mobilitas masyarakat yang meningkat secara terbatas juga telah memberikan rasa optimis terhadap perbaikan konsumsi masyarakat.

“Oleh karena itu, Ekspansi dunia usaha melalui investasi diharapkan dapat kembali meningkatkan produksi dan menyerap tenaga kerja. Termasuk ekspansi bisnis yang berbasis UMKM dan produk halal,” pungkasnya.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top