Gantikan KRD Prameks, KRL Solo-Yogyakarta Lebih Gesit dan Irit

Selasa, 06 April 2021 - 14:04 WIB
loading...
Gantikan KRD Prameks,...
Kereta Rel Listrik (KRL) Solo-Yogyakarta yang menggantikan KRD Prameks. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Warga Solo dan Yogyakarta kini memiliki transportasi berjenis rel baru setelah Kereta Rel Listrik (KRL) Solo-Yogyakarta diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) Februari lalu. KRL Solo-Yogyakarta menggantikan kereta Rel Diesel (KRD) Prameks.

KRD Prameks sudah melayani warga Solo dan Yogyakarta sejak pengoperasian pertama pada 20 Mei 1994. Mengenai mana yang lebih baik antara KRL dengan KRD Prameks Yogyakarta-Solo, Direktur Prasarana Kereta Api Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Heru Wisnu Wibowo angkat bicara. Baca Juga: Berikut Daftar Tarif KRL Yogyakarta-Solo, Hari Ini Uji Coba dengan Penumpang

"Dari segi biaya operasional, pengoperasian KRL jauh lebih murah dibandingkan dengan KRD Prameks. Biaya operasi KRD dua kali lipatnya yaitu Rp642 per penumpang per km. (Kalau KRL) Rp293 per penumpang per km, jadi lebih murah," ujarnya di kawasan Terminal Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah, Selasa (6/4/2021).

Dari sisi kecepatan dan waktu tempuh, sambung dia, KRL juga jauh lebih cepat dan juga singkat. Adapun KRL, kata dia, butuh waktu 68 menit Yogyakarta-Solo dengan kecepatan maksimal 90 kilometer (km) per jam sedangkan KRD Prameks butuh 75 menit dengan kecepatan 80 km per jam. "Dengan KRL akan mempersingkat waktu tempuh karena kecepatan ini akan 100 km per jam," ucapnya. Baca Juga: Razman Mundur dari Kubu Moeldoko, Darmizal Anggap Persoalan Remeh

Sementara dari kapasitas penumpang, lanjut dia, juga jauh lebih besar KRL dibandingkan KRD Prameks. Adapun kapasitas KRL mencapai 960 penumpang per trip, sedangkan KRD Prameks mencapai 616 penumpang per trip. Jika diakumulasi, penumpang KRL mencapai 19.200 penumpang per hari, sementara KRD Prameks mencapai 12.320 penumpang per hari. Adapun jumlah perjalanan antara KRL dan KRD Prameks sama-sama 20.

Sedangkan dari sisi tarif, baik KRL maupun KRD Prameks sama-sama dikenai Rp8.000. Namun, KRL melayani atau berhenti di 11 Stasiun sedangkan KRD Prameks berhenti dan melayani di 7 Stasiun. "Tarifnya sementara sama Rp8.000 flat," kata Heru.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Balik Nama Sertifikat...
Balik Nama Sertifikat Tanah dari Orang Tua ke Anak, Ini Prosedur dan Biayanya
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Prabowo Pangkas Tarif...
Prabowo Pangkas Tarif Ojol 10%, DPR: Patut Ditindaklanjuti Kemenhub dan Aplikator
Rekomendasi
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved