Meski Dikecam, BaliFest di Australia Tetap Digelar Buat Bantu Bali
Selasa, 06 April 2021 - 20:56 WIB
loading...
A
A
A
Pihak penyelenggara juga sudah menawarkan pengembalian uang tiket penuh bagi pengunjung yang menginginkannya. Leanne, warga Australia Barat datang ke BaliFest bersama seorang temannya. Kepada ABC Indonesia, ia mengatakan sangat menikmati sate Indonesia yang dijual di 'food truck' atau truk makanan yang disantapnya sambil minum bir.
"Saya setuju mungkin acara ini tidak seperti bagaimana dipromosikannya, dan kalau saya pribadi akan lebih setuju kalau ada lebih banyak orang Indonesia di Perth yang lebih dilibatkan, lebih banyak makanan tradisional dan suasana kebudayaan," kata Leanne.
"Tapi pada akhirnya, tiket seharga A$30 [sekitar Rp332 ribu] untuk penampilan live sepanjang hari juga sudah cukup adil untuk saya, apalagi mengetahui banyak pemusik [di acara tersebut] yang tahun lalu tidak bisa bekerja [karena pandemi]."
Walau pada akhirnya memutuskan untuk mengembalikan uang penjualan tiket kepada orang-orang yang meminta, direktur penyelenggara BaliFest, Leigh Rose, mengatakan akan tetap menyumbangkan hasil penjualan tiketnya. "Hanya ada sedikit orang yang meminta dikembalikan uangnya," kata Leigh.
Baca Juga: Pertama di Dunia, Singapura Siap Terima Paspor Digital Bebas Covid Bagi Wisatawan
"Saya setuju mungkin acara ini tidak seperti bagaimana dipromosikannya, dan kalau saya pribadi akan lebih setuju kalau ada lebih banyak orang Indonesia di Perth yang lebih dilibatkan, lebih banyak makanan tradisional dan suasana kebudayaan," kata Leanne.
"Tapi pada akhirnya, tiket seharga A$30 [sekitar Rp332 ribu] untuk penampilan live sepanjang hari juga sudah cukup adil untuk saya, apalagi mengetahui banyak pemusik [di acara tersebut] yang tahun lalu tidak bisa bekerja [karena pandemi]."
Walau pada akhirnya memutuskan untuk mengembalikan uang penjualan tiket kepada orang-orang yang meminta, direktur penyelenggara BaliFest, Leigh Rose, mengatakan akan tetap menyumbangkan hasil penjualan tiketnya. "Hanya ada sedikit orang yang meminta dikembalikan uangnya," kata Leigh.
Baca Juga: Pertama di Dunia, Singapura Siap Terima Paspor Digital Bebas Covid Bagi Wisatawan
Lihat Juga :