Api di Kilang Balongan Sudah Padam, Pemulangan Warga Terdampak Dimulai

loading...
Api di Kilang Balongan Sudah Padam, Pemulangan Warga Terdampak Dimulai
Setelah berhasil memadamkan api yang membakar tangki area T-301 Kilang Pertamina Balongan, Pertamina memulai tahapan pemulangan warga terdampak ke pemukiman masing-masing. Foto/Dok
JAKARTA - Setelah berhasil memadamkan api yang membakar tangki area T-301 Kilang Pertamina Balongan , Pertamina memulai tahapan pemulangan warga terdampak ke pemukiman masing-masing.

Tahapan ini dimulai dengan pelaksanaan sosialisasi kepada sekitar 40 peserta yang terdiri dari Muspika, Kuwu (Kepala desa), tokoh masyarakat, pengurus lingkungan (Ketua RW dan RT) serta TNI dan POLRI, bertempat di Ruang Rapat Asisten Daerah II, Pendopo Kabupaten Indramayu. Sosialisasi akan dilanjutkan kepada warga terdampak di lokasi pengungsian pada hari Rabu (7/4/2021).

Baca Juga: Pertamina Percepat Verifikasi Kerusakan Properti Warga di Area Balongan

Jelang kepulangan warga ke kediaman masing-masing, Pertamina akan menyiapkan swab antigen untuk screening Covid-19 bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan warga dari pengungsian kembali ke pemukiman dalam keadaan sehat.

Dalam kesempatan sosialisasi tersebut, Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya menjelaskan, untuk warga dengan hasil swab negatif akan dipulangkan, dan bagi warga dengan hasil swab positif akan diidentifikasi lebih lanjut gejala yang dialami.



Baca Juga: Olah TKP Kilang Minyak Balongan, Kapolda Jabar Tiba di Mapolres Indramayu

Warga dengan gejala (ringan, sedang dan berat) akan langsung dirujuk ke RS Pertamina Balongan atau RS lainnya sedang warga dengan hasil swab positif namun tanpa ada gejala akan diminta melaksanakan isolasi mandiri.

"Dengan pelaksanaan sosialisasi ini diharapkan warga dapat memahami proses dan prosedur kepulangan warga yang saat ini masih mengungsi di GOR Bumi Patra. Harapan kami, semua warga sehat dan dapat segera berkumpul kembali dengan keluarganya di kediaman masing-masing," jelasnya.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top