Telkomtelstra Ungkap Siasat Bekerja di Tengah Pandemi

Rabu, 07 April 2021 - 22:02 WIB
loading...
Telkomtelstra Ungkap...
President Director Telkomtelstra Erik Meijer. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Meski masih diadang pandemi , perusahaan dan para pekerja kini sudah mulai bisa beradaptasi dengan pola kerja yang baru. Perusahaan mulai dapat beradaptasi mengelola lingkungan kerja untuk menjaga produktivitas bisnis agar tetap bisa berjalan dengan baik karena para pekerja banyak yang harus bekerja di rumah (WFH) .

President Director Telkomtelstra Erik Meijer menjelaskan, pandemi Covid-19 berdampak pada bisnis dan kehidupan para pekerja. Dahulu pekerja dapat mengatur antara kehidupan pribadi dan pekerjaan. Namun saat pandemi, aktivitas fisik di kantor telah beralih ke "kerja virtual" atau "tempat kerja digital". ( Baca juga:Good News! Karyawan di Australia Ingin Tetap Bisa Bekerja dari Rumah )

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi, Telkomtelstra ikut mendorong dalam mengelola lingkungan kerja agar tetap produktif di kala pandemi melalui webinar yang diselenggarakan oleh Youth Council Telkomtelstra dengan mengusung tema Passionate Life and Excellent Career with Work-Life Integration.

“Acara ini diorganisasi oleh Youth Council Telkomtelstra sebagai organisasi internal Telkomtelstra yang semua anggotanya merupakan milenial dan merupakan suara kaum muda di Telkomtelstra. Youth Council Telkomtelstra dibentuk lebih dari satu tahun yang lalu, sebagai sarana diskusi, juga memberi masukan kepada pimpinan perusahaan,” kata Erik, Rabu (7/4/2021).

Dia menjelaskan, webinar tersebut berangkat dari keresahan generasi milenial saat bekerja di era pandemi. Mereka beranggapan bahwa bekerja dari rumah kurang produktif dan kurang mendapatkan bimbingan oleh atasan-atasannya, karena sistem bekerja tidak face to face tapi melalui teknologi.

“Teknologi ini bisa sangat membantu tapi kalau tidak diterapkan dengan baik bisa juga menjadi hambatan,” jelasnya.

Senada dengan Erik, Rektor Mahakarya Asia University Ferro Ferizka Aryananda mengatakan, para pekerja harus memanfaatkan teknologi atau melakukan transformasi digital untuk mengintegrasikan kehidupan pribadi dan pekerjaan. Transformasi digital akan mendukung pekerjaan supaya lebih efektif dan efisien.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Percepat Transisi Energi,...
Percepat Transisi Energi, Asiana Technologies Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
SUSECON 2026, SUSE Perkuat...
SUSECON 2026, SUSE Perkuat Penawaran Open Source dan Inovasi Produk Berbasis Agen
ShortPro Segera Meluncurkan...
ShortPro Segera Meluncurkan Produk AI Unggulan AI X
Rekomendasi
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved