6 Saham Ini Bisa Jadi Pilihan Saat IHSG Diprediksi Bergerak Menuju Level 6.114

Jum'at, 09 April 2021 - 08:29 WIB
loading...
6 Saham Ini Bisa Jadi...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali menguat pada hari ini. Adapun indeks akan bergerak di kisaran 6.027-6.114, berikut deretan daham yang direkomendasikan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) diprediksi akan kembali menguat pada hari ini. Adapun indeks akan bergerak di kisaran 6.027-6.114.

Baca Juga: 2021 Bisa Jadi Momen Tepat Kembali Berinvestasi di Reksa Dana Berbasis Saham

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD masih menunjukkan sinyal negatif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI mulai berada di area netral.

"Di sisi lain, terlihat pola three advancing soldiers candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat kedepannya," ujar Nafan dalam risetnya, Jumat (9/4/2021).

Baca Juga: Pasar Modal Syariah Indonesia Tumbuh Konsisten, Nih Buktinya

Berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance maksimum berada pada 6.027,60 hingga 6.114,21.

IHSG sebelumnya ditutup menguat 0,58% ke 6.071, terdapat 299 saham menguat, 181 saham melemah dan 165 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp10,1 triliun dari 20,2 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor , antara lain sebagai berikut;

AALI
Daily (10200) (RoE: 4.33%; PER: 23.49x; EPS: 438.47; PBV: 1.03x; Beta: 1.62): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 10000 – 10200, dengan target harga secara bertahap di 10500, 11575, 12650 dan 13750. Support: 9900 & 9400.

BMRI
Daily (6300) (RoE: 8.83%; PER: 16.93x; EPS: 370.55; PBV: 1.50x; Beta: 1.01): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area 6200 – 6300, dengan target harga secara bertahap di level 6575, 7125, 7550, 7850 and 8050. Support: 6050 & 5600.

PGAS
Daily (1300) (RoE: 2.18%; PER: 29.70x; EPS: 43.77; PBV: 0.65x; Beta: 1.99): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola three white soldiers candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 1280 – 1300, dengan target harga secara bertahap di level 1360, 1410, 1445 dan 1590. Support: 1230.

SCMA
Daily (1785) (RoE: 29.47%; PER: 23.01x; EPS: 77.59; PBV: 6.77x; Beta: 1.74): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 1750 – 1785, dengan target harga secara bertahap di level 1825, 1920, 2015 dan 2650. Support: 1730 & 1635.

UNVR
Daily (6600) (RoE: 145.09%; PER: 35.10x; EPS: 188.02; PBV: 51.00x; Beta: 0.43): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 6500 – 6600, dengan target harga secara bertahap di level 6800, 7200, 7725, 8950 dan 10175. Support: 6500 & 6200.

WSKT
Daily (1055) (RoE: -44.51%; PER: -1.94x; EPS: -542.54; PBV: 0.86x; Beta: 3.03): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 1000 – 1055, dengan target harga secara bertahap di level level 1110, 1150, 1320 dan 2100. Support: 980 & 900.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Berita Terkini
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa Selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Infografis
Waspada! Merasa Haus...
Waspada! Merasa Haus Terus-menerus Bisa jadi Gejala Penyakit Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved