China Menampar Keras Alibaba dengan Denda USD2,8 Miliar Terkait Kasus Monopoli
Minggu, 11 April 2021 - 11:25 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun tidak terkenal di luar China, di dalam negeri Alibaba merupakan raksasa yang mendominasi, seperti dilansir BBC. Perusahaan ini kerap disebut sebagai Amazonnya China. Ritel adalah aktivitas utamanya tetapi lini bisnisnya telah menyebar ke pembayaran digital, kredit dan komputasi cloud.
Baca Juga: Tokcer, Alibaba Group Raup Laba Rp167 Triliun Lebih di 2020
Denda tersebut berjumlah 4% dari pendapatan Alibaba di tahun 2019. Regulator mengatakan Alibaba membatasi persaingan dengan menghentikan beberapa penjual menggunakan platform lain. Kebijakan ini mengiringi serangkaian peristiwa terhadap perusahaan milik Jack Ma itu.
Baca Juga: Tokcer, Alibaba Group Raup Laba Rp167 Triliun Lebih di 2020
Denda tersebut berjumlah 4% dari pendapatan Alibaba di tahun 2019. Regulator mengatakan Alibaba membatasi persaingan dengan menghentikan beberapa penjual menggunakan platform lain. Kebijakan ini mengiringi serangkaian peristiwa terhadap perusahaan milik Jack Ma itu.
(akr)
Lihat Juga :