Jalan Lintas Timur Riau Senilai Setengah Triliun Bakal Digarap
Senin, 12 April 2021 - 18:38 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/PUPR
A
A
A
JAKARTA - Preservasi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Riau akan segera dibangun. Keputusan itu diambil setelah dilakukan penandatanganan perjanjian proyek Jalintim dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) availability payment (AP).
Perjanjian ditandatangani Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktur Jenderal Bina Marga selaku penanggung jawab proyek kerja sama (PJPK) dan PT Adhi Jalintim Riau sebagai pemenang lelang. ( Baca juga:Baru Terpenuhi 40 Persen, Kebutuhan Insinyur Indonesia Capai 260.000 Orang )
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, dengan penandatanganan ini diharapkan proyek infrastruktur Jalintim Riau segera dilakukan, sehingga proyek bisa rampung tepat waktu.
“Selamat bekerja buat PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Adhi Jalintim Riau. Kalau selamatnya sudah yang lalu, sekarang selamat bekerja untuk melaksanakan apa yang sudah ditandatangani pada hari ini," ujarnya dalam acara penandatanagan kerja sama KPBU Jalintim Riau, Senin (12/4/2021).
Sementara itu, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan, preservasi Jalintim Riau merupakan proyek KPBU solicited di bidang jalan di Kementerian PUPR yang diprakasai oleh pemerintah. Proyek jalan non-tol ini memakan investasi sebesar Rp585,3 miliar.
Perjanjian ditandatangani Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktur Jenderal Bina Marga selaku penanggung jawab proyek kerja sama (PJPK) dan PT Adhi Jalintim Riau sebagai pemenang lelang. ( Baca juga:Baru Terpenuhi 40 Persen, Kebutuhan Insinyur Indonesia Capai 260.000 Orang )
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, dengan penandatanganan ini diharapkan proyek infrastruktur Jalintim Riau segera dilakukan, sehingga proyek bisa rampung tepat waktu.
“Selamat bekerja buat PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Adhi Jalintim Riau. Kalau selamatnya sudah yang lalu, sekarang selamat bekerja untuk melaksanakan apa yang sudah ditandatangani pada hari ini," ujarnya dalam acara penandatanagan kerja sama KPBU Jalintim Riau, Senin (12/4/2021).
Sementara itu, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan, preservasi Jalintim Riau merupakan proyek KPBU solicited di bidang jalan di Kementerian PUPR yang diprakasai oleh pemerintah. Proyek jalan non-tol ini memakan investasi sebesar Rp585,3 miliar.
Lihat Juga :