Rupiah Diprediksi Gagah Perkasa Lawan Dolar AS
Rabu, 14 April 2021 - 08:49 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Pasar Keuangan Ariston Tjendra akan terjadi penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini. Hal itu dipicu akibat Yield Treasury AS telah terkoreksi cukup dalam kemarin sekitar 3% ke area 1,61%. "Pagi ini nilai tukar regional juga terlihat menguat terhadap dolar AS," kata Ariston di Jakarta, Rabu (14/4/2021).
Baca Juga: Siap-siap Cuan! Yuk Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
Terkoreksinya yield Treasury AS dipicu oleh data inflasi konsumen AS bulan Maret yang kenaikannya tidak terlalu mengkhawatirkan pasar. Data CPI y/y dirilis +2,6%, di atas ekspektasi +2,5%. "Ekspektasi kenaikan inflasi yang tinggi karena pemulihan ekonomi AS telah mendorong penguatan yield Treasury AS belakangan ini," bebernya.
Baca Juga: 20 Perusahaan Antre IPO, Ada Calon Emiten Jumbo?
Hasil lelang obligasi pemerintah AS yang bagus pekan ini juga membantu menurunkan yield. "Potensi penguatan rupiah ke kisaran 14550, dengan kisaran resisten di 14630," tandasnya
Baca Juga: Siap-siap Cuan! Yuk Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
Terkoreksinya yield Treasury AS dipicu oleh data inflasi konsumen AS bulan Maret yang kenaikannya tidak terlalu mengkhawatirkan pasar. Data CPI y/y dirilis +2,6%, di atas ekspektasi +2,5%. "Ekspektasi kenaikan inflasi yang tinggi karena pemulihan ekonomi AS telah mendorong penguatan yield Treasury AS belakangan ini," bebernya.
Baca Juga: 20 Perusahaan Antre IPO, Ada Calon Emiten Jumbo?
Hasil lelang obligasi pemerintah AS yang bagus pekan ini juga membantu menurunkan yield. "Potensi penguatan rupiah ke kisaran 14550, dengan kisaran resisten di 14630," tandasnya
(nng)
Lihat Juga :