Rugi Dihantam Corona, Begini Kondisi Ramayana

Kamis, 15 April 2021 - 09:02 WIB
loading...
Rugi Dihantam Corona,...
Ilustrasi. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatatkan kerugian sepanjang tahun 2020. Pada laporan keuangan tahunan, Perseroan mencatatkan rugi sebesar Rp138,87 miliar dibanding tahun 2019 laba sebesar Rp647,89 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan Perseroan di tahun 2020 tercatat sebesar Rp2,52 triliun atau turun 54,82 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp5,59 triliun, dengan rugi per saham dasar Rp20,60.

Baca Juga: Meledak di Kargo Pesawat, Garuda Indonesia Stop Pengiriman HP Vivo

Adapun pendapatan usaha Perseroan terdiri atas penjualan barang beli putus dan komisi penjualan konsinyasi. Penjualan barang beli putus tercatat Rp2,06 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp4,57 triliun dan komisi penjualan konsinyasi tercatat Rp466,26 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp1,01 triliun.

RALS mencatatkan adanya penurunan beban pokok penjualan barang beli putus di tahun 2020 menjadi Rp1,45 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp3,10 triliun. Beban penjualan juga menurun menjadi Rp106,96 miliar dari sebelumnya Rp405,12 miliar serta beban umum dan administrasi turun menjadi Rp1,26 triliun dari sebelumnya Rp1,51 triliun.

Baca Juga: Hati-hati Kena Skimming, Ini Tips Aman Gesek Kartu ATM

Kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp168,42 miliar, kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp320,66 miliar dan kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp501,64 miliar. Ramayana Lestari Sentosa mencatatkan liabilitas sebesar Rp1,56 triliun dan ekuitas Rp3,71 triliun. Adapun total aset perseroan menurun menjadi Rp5,28 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp5,64 triliun.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Watsons Apotek Bintaro...
Watsons Apotek Bintaro Sektor 9 Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Health & Beauty Retail di Indonesia
Di Balik Booming Bisnis...
Di Balik Booming Bisnis F&B Indonesia, Ada Silent Killer Ekspansi
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Indocement Bagikan Dividen...
Indocement Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun, Setujui Perubahan Pengurus
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
SIG Bagikan Seluruh...
SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
Minimarket, Warung,...
Minimarket, Warung, dan Emosi yang Perlu Didisiplinkan
UBM Hadirkan Pakar Global...
UBM Hadirkan Pakar Global Bahas Bisnis Ritel Berkelanjutan
Rayakan Bulan Suci,...
Rayakan Bulan Suci, OH!SOME Hadirkan Ramadan Penuh Kebersamaan
Rekomendasi
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Infografis
Jelang Pencoblosan Pilpres...
Jelang Pencoblosan Pilpres 2024: Begini Fatwa Gus Mus dan Gus Baha
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved