Kejar Target Restrukturisasi, Tim Percepatan Siap Lakukan Outbound Call
Kamis, 15 April 2021 - 14:58 WIB
loading...
A
A
A
"Umumnya tantangan ini berasal dari kendala teknis mulai dari alamat korespondensi pemegang polis yang sudah berubah. Untuk itu kami akan menerjunkan tim yang akan menguhubungi via outbond call hingga mencari tahu rumah pemegang yang alamat korespondensinya telah berubah," tambah Mahelan.
Sementara itu, sampai dengan Selasa (13/4/2021) Tim Percepatan Restrukturisasi, telah mencatat terdapat 15.771 atau 90,3% pemegang polis Bancassurance yang sudah mengikuti program restrukturisasi. Sedangkan untuk pemegang polis kategori Korporasi yang telah mengikuti program restrukturisasi jumlahnya telah mencapai 75,3% atau 134.161 peserta.
Baca Juga: Hati-hati Kena Skimming, Ini Tips Aman Gesek Kartu ATM
Di periode yang sama, juga telah terdapat 65,8% atau 127.339 pemegang polis Ritel yang sudah menyetujui program restrukturisasi. "Sekali lagi kami ungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besar kepada seluruh pemegang polis Jiwasraya. Meski belum dapat memuaskan seluruh pihak, tapi ini lah solusi terbaik yang saat ini bisa kami berikan kepada seluruh pemegang polis," tutup mantan Direktur Kepatuhan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ini.
Sementara itu, sampai dengan Selasa (13/4/2021) Tim Percepatan Restrukturisasi, telah mencatat terdapat 15.771 atau 90,3% pemegang polis Bancassurance yang sudah mengikuti program restrukturisasi. Sedangkan untuk pemegang polis kategori Korporasi yang telah mengikuti program restrukturisasi jumlahnya telah mencapai 75,3% atau 134.161 peserta.
Baca Juga: Hati-hati Kena Skimming, Ini Tips Aman Gesek Kartu ATM
Di periode yang sama, juga telah terdapat 65,8% atau 127.339 pemegang polis Ritel yang sudah menyetujui program restrukturisasi. "Sekali lagi kami ungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besar kepada seluruh pemegang polis Jiwasraya. Meski belum dapat memuaskan seluruh pihak, tapi ini lah solusi terbaik yang saat ini bisa kami berikan kepada seluruh pemegang polis," tutup mantan Direktur Kepatuhan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ini.
(nng)
Lihat Juga :