Jika Vaksinasi Lambat, Industri Penerbangan Baru Akan Mengepak di 2025
Kamis, 15 April 2021 - 19:32 WIB
loading...
A
A
A
Senentara itu, jika menggunakan skenario yang optimistis, sektor penerbangan bisa kembali pulih pada 2022 mendatang. Namun dengan catatan penyuntikan dan efektifitas vaksin dua kali lebih cepat dari sekarang, maka pemulihan juga bisa lebib cepat.
“Jika kita lihat pada skenario optimistis, kita akan mencapai pada 2022,” ucapnya. ( Baca juga:Gus Baha Tentang Tarawih Kilat, 20 Rakaat 7 Menit Itu Terlalu! )
Sementara itu, jika menggunakan skema moderat yang mana kecepatan vaksin sama seperti saat ini, sektor penerbangan ini akan rebound pada 2024 mendatang. Berdasarkan perhitungan dari grafik pada skenario moderat bisa dilihat bahwa pada Desember 2019 total penumpang itu kurang lebih sekitar 79,02 juta.
Kemudian pada bulan Desember 2020 itu menjadi 35,41 juta dan kemudian mulai kembali pada skenario moderat khusus untuk rebound itu pada bulan Desember 2024.
“Jadi kita lihat bahwa pergerakan itu sudah mulai ada pada Desember 2022. Sedangkan pada Desember 2021 ada peningkatan juga tetapi tidak begitu signifikan karena akan kembali lagi rebound sesuai dengan tahun 2019 yaitu pada tahun 2024,” jelasnya.
“Jika kita lihat pada skenario optimistis, kita akan mencapai pada 2022,” ucapnya. ( Baca juga:Gus Baha Tentang Tarawih Kilat, 20 Rakaat 7 Menit Itu Terlalu! )
Sementara itu, jika menggunakan skema moderat yang mana kecepatan vaksin sama seperti saat ini, sektor penerbangan ini akan rebound pada 2024 mendatang. Berdasarkan perhitungan dari grafik pada skenario moderat bisa dilihat bahwa pada Desember 2019 total penumpang itu kurang lebih sekitar 79,02 juta.
Kemudian pada bulan Desember 2020 itu menjadi 35,41 juta dan kemudian mulai kembali pada skenario moderat khusus untuk rebound itu pada bulan Desember 2024.
“Jadi kita lihat bahwa pergerakan itu sudah mulai ada pada Desember 2022. Sedangkan pada Desember 2021 ada peningkatan juga tetapi tidak begitu signifikan karena akan kembali lagi rebound sesuai dengan tahun 2019 yaitu pada tahun 2024,” jelasnya.
(uka)
Lihat Juga :