6,6 Juta Merchant Sudah Gunakan QRIS

loading...
6,6 Juta Merchant Sudah Gunakan QRIS
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara, Soekowardojo. Foto/MPI/Wahyudi Aulia Siregar
MEDAN - Sebanyak 6,62 juta merchant yang utamanya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) telah bergabung menggunakan sistem pembayaran digital menggunakan QRCode Standar Indonesia (QRIS).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara, Soekowardojo mengarakan, semakin luasnya merchant pengguna QRIS ini menjadi bukti perkembangan digitalisasi sistem pembayaran di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara.

Baca juga: Dilarang Mudik, BI Tetap Siaga Uang Tunai Rp152 Triliun

"Tercatat sampai dengan 26 Maret 2021 sudah terdapat 6,62 juta merchant QRIS. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperluas implementasi QRIS dengan melibatkan semua stakeholders internal maupun eksternal, dan industri PJSP,“ ujarnya saat menggelar Bincang Bareng Media (BBM) di Medan, Kamis (15/04/2021).

Untuk perluasan pengguna QRIS ini, sambung Soeko, pihaknya akan menggandeng pedagang pasar tradisional hingga industri kesehatan dan pemerintah daerah.



“Perluasan yang dilakukan tidak terbatas pada pasar tradisional/ universitas/ tematik, namun diperluas ke berbagai area seperti industri kesehatan, penerimaan pemerintah (Pajak/Retribusi/dan lain-lain, Rumah Ibadah, Donasi, hingga tempat wisata," tukasnya.

Baca juga: Larangan Mudik jadi Berkah Bagi Peritel di Kota Besar, Kota Kecil Gimana?

Khusus untuk digitaliasi transaksi Pemerintah Daerah, lanjut Soeko, saat ini sudah cukup baik. Utamanya untuk transaksi belanja Pemda. Namun untuk penerapan pembayaran nontunai di sisi transaksi penerimaan Pemda, masih perlu terus didorong.

“Berdasarkan asesmen ICE, telah terdapat 17 Pemda di Sumatera Utara yang telah mendorong implementasi ETP dengan baik, sehingga sudah berada di tahap III (Ekspansi)," tandasnya.
(ind)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top