Aset Negara di Luar Negeri Senilai Rp40 Triliun Tak Bisa Beri Pemasukan
Jum'at, 16 April 2021 - 15:47 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, pengelolaan BMN saat ini sangat penting sekali. Selain sebagai pendukung utama layanan terhadap publik dan institusi kementerian, BMN ini juga memiliki nilai aset yang tinggi. Di mana pada 2019 mencapai Rp6.103 triliun. ( Baca juga:Orangtua di AS Ingin Nikahi Anak Kandung, Gugat UU yang Larang Kawin Sedarah )
"Pertama pendukung layanan. Harus ada alatnya kantornya, sekarang kenapa lebih penting karena proporsinya signifikan," jelas dia.
Tak hanya itu, BMN juga menjadi penting sebagai sumber pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). BMN juga bisa digunakan sebagai pembangunan infrastruktur dan sumber pendanaan ibu kota negara (IKN) baru.
"Pembangunan infrastruktur semua di dalamnya ada BMN. Pengelolaan BMN sekarang ada kluster dan juga sumber pembiayaan APBN," tandasnya.
"Pertama pendukung layanan. Harus ada alatnya kantornya, sekarang kenapa lebih penting karena proporsinya signifikan," jelas dia.
Tak hanya itu, BMN juga menjadi penting sebagai sumber pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). BMN juga bisa digunakan sebagai pembangunan infrastruktur dan sumber pendanaan ibu kota negara (IKN) baru.
"Pembangunan infrastruktur semua di dalamnya ada BMN. Pengelolaan BMN sekarang ada kluster dan juga sumber pembiayaan APBN," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :