Pamit dari Amazon, Ini Sosok Pengganti Jeff Bezos

Sabtu, 17 April 2021 - 14:00 WIB
loading...
Pamit dari Amazon, Ini...
Andy Jassy ditunjuk Jeff Bezos sebagai CEO Amazon.com. FOTO/WSJ
A A A
JAKARTA - Jeff Bezos mengumumkan pada Februari 2021 mundur sebagai CEO Amazon kemudian melakukan transisi ke kursi eksekutif dewan perusahaan. Ia pun menyebut Andy Jassy sebagai nahkoda baru Amazon.

Ia mengungkapkan bahwa Andy ialah sosok oarang yang membangun Amazon Web Services, atau AWS menjadi bisnis bernilai miliaran dolar sebagai penggantinya. "Saya jamin Andy tidak akan membiarkan alam semesta menjadikan kita tipikal," tulis Bezos seperti dilansir dari CNBC, Sabtu (17/4/2021).

Baca Juga: Bank BRI Tutup Seluruh Kantor Cabang di Aceh, Begini Nasib Karyawannya

Pendiri Amazon Jeff Bezos mengungkapan kata-kata terakhir sekaligus meberikan nasihat kepada penerusnya melalui tulisan surat. Melalui surat tersebut, Jeff Bezos memberikan nasihat agar penerusnya bisa mempertahankan kekhasan perusahaan. "Kita semua tahu bahwa kekhasan, orisinalitas itu berharga," ungkapnya

"Kita semua diajari untuk menjadi diri sendiri. Apa yang sebenarnya saya minta Anda lakukan adalah merangkul dan bersikap realistis tentang berapa banyak energi yang diperlukan untuk mempertahankan kekhasan itu. Dunia ingin Anda menjadi tipikal - dalam seribu cara, itu menarik Anda. Jangan biarkan itu terjadi," tulis orang terkaya dunia ini.

Bezos memberikan ilustrasi arti dari kepemimpinannya selama ini. Ia mengutip bagian dari buku non-fiksi bertajuk "The Blind Watchmaker: Why the Evidence of Evolution Reveals a Universe without Design" karya Richard Dawkins.

Menurutnya buku tersebut itu sangat luar biasa karena mengulas tentang fakta dasar biologi, bahwa menghentikan kematian wajib diperjuangkan. Sebab dalam tubuh cenderung kembali dalam keadaan seimbang dengan lingkungannya.

Ia mencontohkan tubuh manusia biasanya lebih panas dari lingkungan sekitar, dan dalam iklim dingin tubuh kita harus bekerja keras untuk menjaga keseimbangan. Begitu juga dengan perusahaan ketika tidak bisa menjaga keseimbangan maka akan mati.

"Jika kita tidak bekerja mencegahnya, maka mereka pada akhirnya akan bergabung dengan lingkungannya dan lenyap sebagai makhluk otonom," tuturnya.

Nasihat ini menurut Bezos sangat fantastis dan relevan dengan Amazon. "Saya berpendapat bahwa ini relevan untuk semua perusahaan dan semua institusi dan untuk setiap kehidupan individu kita juga," tulis Bezos.

Ia mengingatkan, butuh kerja keras untuk terus mempertahankan kekhasan dan itu sepadan dengan hasilnya. "Versi dongeng soal nasihat 'jadilah diri sendiri' adalah bahwa semua rasa sakit berhenti segera setelah Anda membiarkan kekhasan Anda bersinar. Versi itu menyesatkan. Menjadi diri sendiri itu sepadan, tetapi jangan berharap itu mudah atau gratis, " tulis Bezos.

Baca Juga: Super Tajir! Raja Fesyen Mewah Dunia Ini Punya Harta Rp2.489 Triliun

Menghubungkan saran ini dengan Amazon, Bezos menambahkan bahwa dunia akan selalu berusaha menjadikan Amazon lebih tipikal sehingga membawa kepada keseimbangan dengan lingkungan. "Ini akan membutuhkan upaya terus-menerus, tetapi kami bisa dan harus lebih baik dari itu," kata dia.

Bezos mengumumkan pada Februari mundur sebagai CEO Amazon kemudian transisi ke kursi eksekutif dewan perusahaan. Ia menyebut Andy Jassy, yang membangun Amazon Web Services, atau AWS, menjadi bisnis bernilai miliaran dolar, sebagai penggantinya. "Saya jamin Andy tidak akan membiarkan alam semesta menjadikan kita tipikal," tulis Bezos.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Gara-gara AI, Jumlah...
Gara-gara AI, Jumlah Miliarder Dunia Bakal Meledak 25%! Anda Termasuk?
Musk Menjadi Orang Pertama...
Musk Menjadi Orang Pertama Sejagat dengan Harta Kekayaan Tembus Rp14.179 Triliun
500 Orang Terkaya Dunia...
500 Orang Terkaya Dunia Makin Tajir di 2025, Tumpuk Harta Rp36.000 Triliun dalam Setahun
Temui 5 CEO Terkaya...
Temui 5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8.157 Triliun
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Roket Blue Origin Meledak...
Roket Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Kemunduran Terbaru bagi Miliarder Jeff Bezos
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Rekomendasi
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved