Larangan Mudik Ditegaskan, Kemenparekraf Minta Wisata Lokal Terapkan Prokes Ketat

Senin, 19 April 2021 - 16:06 WIB
loading...
Larangan Mudik Ditegaskan,...
Foto/dok
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bahwa di tengah pandemi Covid-19 , masyarakat harus bahu-membahu saling mengingatkan dan melakukan protokol kesehatan dengan taat, tegas, dan disiplin.

"Masyarakat jangan bingung dengan larangan mudik tapi wisata lokal malah dianjurkan. Aturan pemerintah untuk tidak mudik wajib dipatuhi karena belajar dari pengalaman lonjakan kasus Covid-19 saat mudik tahun lalu dan di libur Nataru," ujar Sandiaga dalam Weekly Virtual Press Briefing Kemenparekraf di Jakarta, Senin (19/4/2021). ( Baca juga:Dihantam Pandemi Covid-19, Anies Sebut Ekonomi Ibu Kota Tertekan )

Dia mengatakan bahwa di mudik Lebaran tahun lalu, terjadi 94% peningkatan kasus dan peningkatan kasus di libur Nataru sebesar 70%. Maka dari itu, aturan larangan mudik ini murni dilakukan agar fokus pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 melalui PPKM skala mikro bisa diwujudkan.

"Mudik tidak diperbolehkan. Titik. Tegas kita, mobilitas sudah ada, aglomerasi-aglomerasi yang disampaikan. Patuhi arahan dari pemerintah, berkoordinasi dengan pemerintah setempat," tegas Sandiaga.

Karena ada pembatasan kegiatan dan peniadaan mudik, Kemenparekraf mengantisipasi dengan memastikan wisata-wisata lokal siap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. Mudik tidak diperkenankan, berarti dalam menghabiskan waktu liburan Lebaran, ada alternatif kunjungan yang dilakukan masyarakat dalam bingkai PPKM skala mikro.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Menparekraf...
Respons Menparekraf Soal Pungli Rp18,25 Miliar di Raja Ampat: Tindak Tegas
Perputaran Ekonomi World...
Perputaran Ekonomi World Water Forum di Bali Diperkirakan Tembus Rp1,5 Triliun
Berkah WWF, Menparekraf:...
Berkah WWF, Menparekraf: Okupansi Hotel di Nusa Dua di Atas 95%
Menteri Sandiaga Uno...
Menteri Sandiaga Uno Dorong Sinergi Pemerintah dengan Pelaku Industri Kreatif
Pemerintah Dorong Swasta...
Pemerintah Dorong Swasta Kembangkan Kawasan Pariwisata
Sandiaga Beri Tips Menghindari...
Sandiaga Beri Tips Menghindari Mahalnya Harga Tiket Transportasi Jelang Mudik Lebaran
Libur Lebaran 2026,...
Libur Lebaran 2026, Jalan Menuju Wisata Anyer Macet Parah
Anggota DPR Pastikan...
Anggota DPR Pastikan KLH Cabut Segel Wisata Puncak Pekan Depan
Program Saatnya Difabel...
Program Saatnya Difabel Setara Kembali Hadir di Tangsel, Sandiaga: Buka Lapangan Kerja
Rekomendasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Berita Terkini
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Infografis
16 Bandara Tutup Lebih...
16 Bandara Tutup Lebih Cepat Imbas Larangan Mudik, Cek Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved