Dana Vaksinasi Covid-19 Bisa Buat 254 Kali Renovasi Masjid Istiqlal, Mau Tahu Apalagi?
Selasa, 20 April 2021 - 05:34 WIB
loading...
Duit sebesar Rp130,03 triliun dialokasikan untuk mendanai Vaksinasi, Perawatan, serta Testing & Tracing Covid-19!. Dana itu setara dengan pembangunan 9.352 km jalan hingga bisa 254 kali renovasi masjid Istiqlal. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Duit sebesar Rp130,03 triliun dialokasikan untuk mendanai Vaksinasi , Perawatan, serta Testing & Tracing Covid-19!. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengingatkan, dana tersebut sangat besar yang setara dengan pembangunan 9.352 km jalan atau pembangunan 293.222 m jembatan.
Baca Juga: Sri Mulyani: Anggaran Vaksin Setara Bangun 34 Gedung Wisma Atlet
Atau pembangunan 67.708 unit sekolah. Serta setara dengan 50 kali renovasi Gelora Bung Karno (GBK), 254 kali renovasi masjid Istiqlal. Hingga 973 kali membangunan Pasar Legi Ponorogo dan bisa membuat 50 kali membangun SPAM Umbulan.
Besarnya dana vaksinasi Covid-29 juga setara membangun 5 kali ruas tol Kayu Agung-Palembang, 161 kali membangun Jembatan Teluk Kediri. Rp130,03 triliun juga bisa membangun 100 kali jembatan Holtekamp dan 73 kali pembangunan jalur Kereta Api (KA) Rantauprapat-Pinang.
"Inilah bentuk keseriusan Pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 karena ini tidak hanya menyangkut hidup manusia, tapi juga keberlangsungan pembangunan negara Indonesia," ungkap Sri Mulyani.
Baca Juga: Sri Mulyani: Anggaran Vaksin Setara Bangun 34 Gedung Wisma Atlet
Atau pembangunan 67.708 unit sekolah. Serta setara dengan 50 kali renovasi Gelora Bung Karno (GBK), 254 kali renovasi masjid Istiqlal. Hingga 973 kali membangunan Pasar Legi Ponorogo dan bisa membuat 50 kali membangun SPAM Umbulan.
Besarnya dana vaksinasi Covid-29 juga setara membangun 5 kali ruas tol Kayu Agung-Palembang, 161 kali membangun Jembatan Teluk Kediri. Rp130,03 triliun juga bisa membangun 100 kali jembatan Holtekamp dan 73 kali pembangunan jalur Kereta Api (KA) Rantauprapat-Pinang.
"Inilah bentuk keseriusan Pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 karena ini tidak hanya menyangkut hidup manusia, tapi juga keberlangsungan pembangunan negara Indonesia," ungkap Sri Mulyani.
Lihat Juga :