Ini Sosok Gudang Baru yang Kembali Diperkarakan Gudang Garam

Selasa, 20 April 2021 - 16:19 WIB
loading...
Ini Sosok Gudang Baru...
Kantor pabrik rokok Gudang Baru di Malang. Foto/AviristaMidaada/MPI
A A A
MALANG - Pabrik rokok Gudang Baru kembali digugat oleh PT Gudang Garam Tbk terkait sengketa lukisan dan merek yang dianggap hampir mirip. Gugatan dilayangkan oleh PT Gudang Garam ke PN Surabaya dengan tergugat Gudang Baru, perusahaan rokok yang berbasis di Kepanjen, Kabupaten Malang, yang dimiliki oleh Ali Khosin.

Gudang Baru selaku pihak tergugat sendiri merupakan sebuah pabrik rokok yang awalnya bermerk Insan. Perusahaan ini didirikan oleh Almarhum Saman Hoedi pada tahun 1967 dan memproduksi rokok sigaret kretek tangan (SKT).

( Baca juga:Simak! Upaya Penyelamatan Jiwasraya Sejak 2018 hingga Direstrukturisasi )

Berdasarkan profil perusahaan yang dikutip dari laman resmi gudang-baru.com, perusahaan bernama Bintang Sayap Insan ini menjadi cikal bakal berdirinya Gudang Baru. Pada awal berdiri ada 125 karyawan yang merupakan masyarakat sekitar.

Perlahan-lahan kebutuhan pasar membesar sehingga membuat produksi rokok Insan ini kian meningkat. Sekitar tahun 1980-an Saman Hoedi, selaku pemilik perusahaan rokok Bintang Sayap Insan kemudian mulai mempersiapan genarasi penerus perusahaan ini ke putra sulungnya, yang bernama Ali Kosin.

Berselang 10 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1992 perusahaan ini berkembang pesat hingga mendirikan dua anak perusahaan rokok yang bernama PR. Jaya Makmur dengan direktur utamanya Ali Kosin dan PR. Putra Jaya dengan direktur utamanya Ali Usman.

Kemudian pengelolaan manajemen ini pun dimulai secara profesional dengan label di bawah manajemen Gudang Baru. Perusahaan Gudang Baru ini selanjutnya terus mengembangkan sejumlah produk rokoknya dengan beberapa merek, mulai Gudang Baru Internasional, Gudang Baru Putih, hingga Gudang Baru International.

Pada tahun 1995 perusahaan ini mulai memproduksi jenis rokok SKM (sigaret kretek mesin) dan mulai memperluas distribusi rokok ke seluruh wilayah Indonesia dan ekspor ke luar negeri.

Produk-produk rokoknya yang laris membuat sang pemilik Gudang Baru Ali Kosin terus berusaha mengembangkan strategi perusahaan dan marketingnya. Distribusi rokok pun disebar ke seluruh wilayah Indonesia, bahkan hingga diekspor ke luar negeri.

( Baca juga:Orang Tua Minta Maaf, Remaja Ini Lempar Batako ke Wajah Pengendara Motor )

Pertambahan produksi sebanding dengan penghasilan, hal ini berdampak pada pembayaran pita cukai, pembayaran pajak, dan pembukaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar Kepanjen, Kabupaten Malang.

Kini setidaknya dari laman resmi Gudang Baru, ada 2.583 orang karyawan yang bekerja di pabrik rokok yang bermarkas di Kepanjen, Kabupaten Malang ini.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Cukai Hasil Tembakau...
Cukai Hasil Tembakau Tidak Naik Tahun Depan Disambut Pelaku Usaha IHT
Industri Kretek Terancam,...
Industri Kretek Terancam, P3M Usulkan Transisi Regulasi Bertahap
Lindungi 6 Juta Pekerja,...
Lindungi 6 Juta Pekerja, Pengusaha Rokok Tagih Kepastian Tarif Cukai
Wacana Tambah Layer...
Wacana Tambah Layer Cukai Rokok Dinilai Tanpa Kajian, Awas Jadi Bumerang
Larangan Bahan Tambahan...
Larangan Bahan Tambahan Rokok Dinilai Tekan Industri Kretek, Bisa Picu PHK Massal
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
6 Juta Pekerja Rokok...
6 Juta Pekerja Rokok Terancam di PHK, Wamenaker: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat
Cerita Haru Karyawan...
Cerita Haru Karyawan Difabel Rokok HS: Dulu Sering Ditolak Kerja, Kini Bisa Lunasi Utang
Rekomendasi
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved