KPPU Endus Ada potensi Rente di Impor Garam
Selasa, 20 April 2021 - 21:04 WIB
loading...
A
A
A
"Siapa yang memberi tawaran pasokan garam dengan harga terbaik dan mutu terjaga, dialah yang dapat penunjukan,”terangnya.
Sementara itu, Direktur Kebijakan Persaingan KPPU Taufik Ahmad menyatakan bahwa kasus impor merembes ke pasar konsumsi sudah pernah terjadi. Importir bisa menguasai pasar karena perbedaan harga yang cukup lebar dengan garam lokal.
"Gap harga bisa antara Rp800-5.000, ini marginnya luar biasa besar bagi pelaku usaha tertentu yang menguasai pasokan,” tegasnya.( Baca juga:PS Sleman Gagal ke final Piala Menpora, PSM Makassar Bakal Dijadikan Pelampiasan )
Selain itu, Taufik menilai, keran impor garam industri sebesar 3 juta ton pada 2021 terlalu besar. Sebab saat ini produksi industri tengah turun karena pandemi Covid-19.
"Ada potensi over estimasi dari impor tersebut. Karena industri belum pulih sehingga konsumsi tidak terlalu besar. Jumlah impor ini harus dikaji lagi oleh pemerintah," tandasnya.
Sementara itu, Direktur Kebijakan Persaingan KPPU Taufik Ahmad menyatakan bahwa kasus impor merembes ke pasar konsumsi sudah pernah terjadi. Importir bisa menguasai pasar karena perbedaan harga yang cukup lebar dengan garam lokal.
"Gap harga bisa antara Rp800-5.000, ini marginnya luar biasa besar bagi pelaku usaha tertentu yang menguasai pasokan,” tegasnya.( Baca juga:PS Sleman Gagal ke final Piala Menpora, PSM Makassar Bakal Dijadikan Pelampiasan )
Selain itu, Taufik menilai, keran impor garam industri sebesar 3 juta ton pada 2021 terlalu besar. Sebab saat ini produksi industri tengah turun karena pandemi Covid-19.
"Ada potensi over estimasi dari impor tersebut. Karena industri belum pulih sehingga konsumsi tidak terlalu besar. Jumlah impor ini harus dikaji lagi oleh pemerintah," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :