Bawa Kabur Duit Nasabah Rp29 Triliun, Bos Kripto Jadi Buronan Polisi
Jum'at, 23 April 2021 - 18:17 WIB
loading...
A
A
A
Minggu lalu Turki melarang penggunaan aset kripto untuk pembayaran, menambah faktor yang mengirim Bitcoin turun 14% pada akhir pekan. Bank sentral Turki mengutip kerusakan dan risiko transaksi yang tidak dapat diperbaiki sebagai alasan larangan tersebut.
Kantor kejaksaan Istanbul mengatakan pihaknya meluncurkan penyelidikan ke Thodex karena klaim bahwa platform tersebut telah menyebabkan kesedihan banyak warga. Itu mengeluarkan perintah untuk penggeledahan dan penyitaan, kata juru bicara gedung pengadilan. Dia menambahkan bahwa polisi kejahatan dunia maya mengambil pernyataan dari karyawan dan pelapor. Polisi Istanbul mengatakan kepada Reuters bahwa petugas berada di gedung perusahaan untuk melakukan proses yang diperlukan.
Baca Juga: Bareskrim Tetapkan 6 Tersangka Investasi Ilegal Kripto EDCCash
Pengacara Oguz Evren Kilic mengatakan dia dihubungi oleh pengguna pada hari Rabu dan bahwa mereka telah mengajukan pengaduan pidana atas nama beberapa orang di Ankara. Dia mengatakan ribuan orang lainnya juga telah mengajukan pengaduan di seluruh negeri.
“Tidak jelas ke mana arahnya. Ada ribuan pengaduan kriminal yang dibuat di banyak tempat di sekitar Turki, ”katanya kepada Reuters, menambahkan bahwa platform tersebut memiliki 400.000 pengguna, 391.000 di antaranya aktif. “Kami akan segera mengajukan kasus ke pengadilan konsumen. Kedua proses itu - pengaduan pidana dan kasusnya - akan berjalan bersamaan, ”kata Kilic. Sebagai informasi, pendiri platform pertukaran uang kripto Thodex asal Turki melarikan diri dengan membawa uang investor sebesar US$2 miliar atau sekitar Rp29 triliun.
Kantor kejaksaan Istanbul mengatakan pihaknya meluncurkan penyelidikan ke Thodex karena klaim bahwa platform tersebut telah menyebabkan kesedihan banyak warga. Itu mengeluarkan perintah untuk penggeledahan dan penyitaan, kata juru bicara gedung pengadilan. Dia menambahkan bahwa polisi kejahatan dunia maya mengambil pernyataan dari karyawan dan pelapor. Polisi Istanbul mengatakan kepada Reuters bahwa petugas berada di gedung perusahaan untuk melakukan proses yang diperlukan.
Baca Juga: Bareskrim Tetapkan 6 Tersangka Investasi Ilegal Kripto EDCCash
Pengacara Oguz Evren Kilic mengatakan dia dihubungi oleh pengguna pada hari Rabu dan bahwa mereka telah mengajukan pengaduan pidana atas nama beberapa orang di Ankara. Dia mengatakan ribuan orang lainnya juga telah mengajukan pengaduan di seluruh negeri.
“Tidak jelas ke mana arahnya. Ada ribuan pengaduan kriminal yang dibuat di banyak tempat di sekitar Turki, ”katanya kepada Reuters, menambahkan bahwa platform tersebut memiliki 400.000 pengguna, 391.000 di antaranya aktif. “Kami akan segera mengajukan kasus ke pengadilan konsumen. Kedua proses itu - pengaduan pidana dan kasusnya - akan berjalan bersamaan, ”kata Kilic. Sebagai informasi, pendiri platform pertukaran uang kripto Thodex asal Turki melarikan diri dengan membawa uang investor sebesar US$2 miliar atau sekitar Rp29 triliun.
(nng)
Lihat Juga :