Bitcoin Nyungsep, Rp3.000 Triliun Menguap dari Pasar Mata Uang Kripto
Jum'at, 23 April 2021 - 22:44 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Bawa Kabur Duit Nasabah Rp29 Triliun, Bos Kripto Jadi Buronan Polisi
Investor Crypto khawatir bahwa pajak capital gain yang lebih tinggi akan membatasi permintaan mata uang kripto seperti Bitcoin, yang telah meningkat secara dramatis dalam beberapa bulan terakhir. Namun, kekhawatiran pajak bukanlah satu-satunya faktor yang membebani Bitcoin dan mata uang kripto lainnya.
"kekhawatiran regulasi, kekhawatiran atas penilaian dan kegembiraan bullish di level overbought semuanya menambah tekanan jual," kata Fawad Razaqzada, analis pasar di ThinkMarkets seperti dilansir CNN, Jumat (23/4/2021).
Pada saat yang sama, imbuh dia, aksi jual satu investor adalah peluang bagi yang lain dan penurunan tajam di mata uang kripto terpopuler itu bisa menjadi peluang bagi investor untuk mengumpulkannya dengan harga yang lebih baik.
Investor Crypto khawatir bahwa pajak capital gain yang lebih tinggi akan membatasi permintaan mata uang kripto seperti Bitcoin, yang telah meningkat secara dramatis dalam beberapa bulan terakhir. Namun, kekhawatiran pajak bukanlah satu-satunya faktor yang membebani Bitcoin dan mata uang kripto lainnya.
"kekhawatiran regulasi, kekhawatiran atas penilaian dan kegembiraan bullish di level overbought semuanya menambah tekanan jual," kata Fawad Razaqzada, analis pasar di ThinkMarkets seperti dilansir CNN, Jumat (23/4/2021).
Pada saat yang sama, imbuh dia, aksi jual satu investor adalah peluang bagi yang lain dan penurunan tajam di mata uang kripto terpopuler itu bisa menjadi peluang bagi investor untuk mengumpulkannya dengan harga yang lebih baik.
(fai)
Lihat Juga :