Rehabilitasi Mangrove Berkontribusi Tingkatkan Kualitas Perekonomian

Senin, 26 April 2021 - 23:26 WIB
loading...
Rehabilitasi Mangrove...
Foto Ilustrasi/Istimewa
A A A
Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Republik Indonesia (BRGM) menyatakan rehalibitasi mangrove membutuhkan dukungan seluruh pihak, pasalnya rehabilitasi mangrove bisa berkontribusi dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan perekonomian masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Republik Indonesia (BRGM) Hartono saat berada di Provinsi Kepulauan Riau, dalam rangkaian akhir kunjungan kerja dan roadshow di tiga provinsi.

Baca Juga : Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jadi Lokomotif Pemulihan Ekonomi

Menurutnya peran provinsi Kepulauan Riau dalam rehabilitasi mangrove cukup signifikan. Itu sebabnya Kepala BRGM melakukan kooordinasi, konsolidasi sebelum kegiatan di tapak dilakukan, dan secara simbolis melakukan penanaman bersama masyarakat.

BRGM dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden No. 120 tahun 2020, dengan salah satu tugas melakukan percepatan rehabilitasi ekosistem mangrove.

Dari total sebaran luasan mangrove di Indonesia seluas 3.311.207 hektar, sebaran luasan mangrove di Provinsi Kepulauan Riau mencapai 69.042 hektar, baik yang masih dalam kondisi baik maupun kritis.

Hartono berharap rehabilitasi mangrove ini mendapat dukungan dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten hingga pemerintah desa. Masyarakat juga turut berpartisipasi dalam melakukan upaya-upaya rehabilitasi yang diamanatkan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga : Pandemi Mendorong Transformasi Menuju Ekonomi Hijau

Lahan mangrove yang akan direhabilitasi adalah mangrove kritis yang kondisinya beragam, ada yang merupakan areal tambak/bekas tambak, habitat mangrove terabrasi, serta tanah timbul atau kosong.

“Rehabilitasi ekosistem mangrove mutlak harus jadi perhatian bersama, perlu sinergi antar institusi pemerintah dan antar pemangku kepentingan. Rehabilitasi mangrove juga harus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan perekonomian masyarakat,” kata Hartono di Jakarta, Senin (26/4/2021).

Untuk tahun 2021, di Provinsi Kepulauan Riau, BRGM akan fokus pada area kelola yang sudah disusun PDASHL yaitu di Sei Jang Duriangkang seluas 4.617 hektar. Sampai sejauh ini ada 6 kelompok masyarakat di Bintan dan Kepulauan Riau yang berpotensi untuk terlibat dalam pelaksanaan rehabilitasi ekosistem mangrove.

“Ekosistem mangrove merupakan sumber daya lahan basah wilayah pesisir dan sistem penyangga kehidupan yang bernilai tinggi dalam menyediakan sumber daya ekologi, hayati, penyerap karbon dan jasa wisata,” pungkasnya.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketiga Kalinya, Para...
Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia
Bappenas Dorong Daerah...
Bappenas Dorong Daerah Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Lokal
BI Rate Turun, Ekonom...
BI Rate Turun, Ekonom Sebut Kebijakan Fiskal dan Moneter Satu Arah Dorong Pemulihan Ekonomi
BUMN Berperan Penting...
BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
China Kembali Terjerat...
China Kembali Terjerat Deflasi, Tanda Ekonomi dalam Bahaya
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Program MBG Bisa Jadi...
Program MBG Bisa Jadi Bantalan Pasar Menyerap Overproduksi Telur Ayam Ras
Rekomendasi
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
China Tingkatkan Patroli...
China Tingkatkan Patroli di Sekitar Kepulauan Sengketa di LCS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved